KOMPAS.com – Bank BJB resmi memperpanjang perjanjian kerja sama layanan keuangan dengan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI). Peresmian perpanjangan kerja sama berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2025).
Kolaborasi antara Bank BJB dan Mabes TNI pertama kali terjalin pada 2022. Perpanjangan ini menandai perluasan ruang lingkup layanan yang sebelumnya telah berjalan.
Penandatanganan dihadiri oleh jajaran pejabat Mabes TNI, di antaranya Kepala Pusat Keuangan TNI Laksamana Muda TNI Imam Subarkah dan Wakil Kepala Pusat Keuangan TNI Brigjen TNI Heri Hermawan.
Dari pihak Bank BJB, hadir Direktur Konsumer dan Ritel Nunung Suhartini, Pemimpin Divisi Kredit Ritel Rudy Purwadhi, Pemimpin Divisi Institutional Wholesale Banking Hindun Herdiyani, Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Konsumer Maman Rukmana, Chief Executive Officer (CEO) Regional 2 Mohammad Mufti, serta Pemimpin Kantor Cabang Khusus Jakarta Bernard Aditya Respati.
Cakupan layanan diperluas
Melalui perjanjian terbaru, kedua pihak menyepakati sejumlah perluasan layanan keuangan. Salah satunya adalah perluasan penerima manfaat yang kini mencakup Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan TNI. Dengan demikian, akses layanan keuangan dapat menjangkau lebih banyak personel.
Kerja sama ini juga melibatkan entitas anak perusahaan Bank BJB untuk menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi. Di sisi pembiayaan, bank tersebut menyediakan fasilitas Kredit Guna Bhakti (KGB) dan KGB Ekstra bagi personel aktif serta Kredit Persiapan Purna Bhakti (KPPB) bagi personel yang akan memasuki masa pensiun.
Tersedia pula layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk kebutuhan hunian dan kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bagi personel yang ingin mengembangkan usaha produktif.
Di sisi simpanan, Bank BJB menyediakan rekening giro dan tabungan yang terintegrasi dengan fasilitas digital banking, serta program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) sebagai solusi perencanaan keuangan jangka panjang bagi personel TNI.