Advertorial

Dukung Timnas di Thomas dan Uber Cup 2026, BNI Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Bulu Tangkis Nasional

Kompas.com - 15/04/2026, 20:48 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi bulu tangkis nasional.

Komitmen itu diwujudkan dengan melepas tim nasional Indonesia menuju ajang Thomas Cup 2026 dan Uber Cup 2026 di Denmark. Turnamen bergengsi ini akan berlangsung pada Jumat (24/4/2026) hingga 24 April hingga Minggu (3/5/2026).

Seremoni pelepasan atlet digelar di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (15/4/2026).

Acara dihadiri Ketua Umum PP PBSI M Fadil Imran beserta jajaran pengurus, serta sejumlah mitra strategis, termasuk BNI yang telah lama mendukung pembinaan bulu tangkis nasional.

Sebanyak 20 atlet terbaik Indonesia siap membawa semangat Merah Putih ke pentas dunia. Di sektor Thomas Cup, Indonesia diperkuat pemain tunggal putra andalan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, serta pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri.

Sementara itu, di sektor Uber Cup, Putri Kusuma Wardani dan Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi bagian dari skuad yang diharapkan mampu memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.

Lebih dari sekadar sponsor

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan bahwa dukungan terhadap tim nasional bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem olahraga berkelanjutan.

Okki menjelaskan, BNI memandang prestasi olahraga sebagai cerminan daya saing bangsa. Maka dari itu, keterlibatan perusahaan tidak hanya hadir pada momen kompetisi, tetapi juga konsisten mendukung pembinaan atlet sejak usia dini hingga level elite.

"BNI percaya prestasi olahraga adalah cerminan daya saing bangsa. Karena itu, kami tidak hanya hadir saat momentum kompetisi, tetapi juga konsisten mendukung proses pembinaan atlet sejak usia dini hingga level elit," ujar Okki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu.

Selama lebih dari lima tahun menjadi mitra strategis PBSI, BNI telah berperan aktif dalam berbagai program pembinaan, mulai dari pelatnas, keikutsertaan dalam turnamen internasional, hingga pengembangan atlet muda di berbagai daerah.

Menurut Okki, keterlibatan tersebut merupakan kontribusi nyata perseroan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

Komitmen itu pun ia tegaskan kembali menjelang keberangkatan timnas ke Denmark.

"Keikutsertaan timnas di Thomas dan Uber Cup 2026 bukan hanya tentang mengejar gelar, melainkan juga melanjutkan warisan prestasi bangsa. BNI akan terus berdiri bersama para atlet, mendampingi setiap langkah menuju podium dunia," tambahnya.

Okki melanjutkan, dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, tim bulu tangkis Indonesia diharapkan mampu tampil maksimal dan kembali mengukir prestasi di kancah internasional.

Ke depan, sinergi antara dunia usaha dan dunia olahraga diharapkan semakin memperkuat fondasi pembinaan atlet nasional, sekaligus menjaga tradisi juara Indonesia di panggung dunia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau