KOMPAS.com – Jaminan sosial memegang peran penting dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan medis.
Hal itu dirasakan langsung oleh Yunita (37), seorang ibu rumah tangga yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) melalui program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).
Saat ditemui di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Cempaka Lima Banda Aceh, Yunita tengah mendampingi balitanya yang menjalani perawatan intensif. Ia menuturkan, sang anak mulanya mengalami demam, batuk, dan pilek yang terus memburuk hingga tidak memungkinkan untuk dirawat di rumah.
"Awalnya anak saya mengalami demam, batuk, dan pilek yang mengharuskan dirawat inap karena tidak memungkinkan lagi dirawat di rumah. Beruntung saya didaftarkan oleh Pemerintah Aceh ke dalam Program JKN melalui Program JKA sehingga tidak perlu khawatir memikirkan biaya," tutur Yunita dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (17/4/2026).
Ia menambahkan, tanpa kepesertaan JKN, biaya perawatan yang sudah berjalan hingga hari ketiga tentu akan menjadi beban berat bagi keluarganya.
"Apalagi, anak saya sudah dirawat sampai hari ketiga. Jika tidak ada BPJS Kesehatan, maka saya pasti tidak sanggup untuk membiayai perawatan ini," ujarnya.
Yunita mengaku, dirinya dan keluarga selama ini selalu mengandalkan Program JKN setiap kali membutuhkan layanan kesehatan. Tidak hanya saat anaknya sakit, ia juga memanfaatkan program tersebut ketika menjalani proses persalinan. Menurutnya, seluruh biaya pengobatan yang ditanggung membuat ia tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan.
"Saya sangat bersyukur pengobatan anak saya ditanggung Pemerintah Aceh. Tidak lupa ucapan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah memberikan pelayanan gratis sehingga mengurangi beban kami dalam melakukan pengobatan," ucap Yunita.
Dari sisi pelayanan, Yunita menilai proses yang diterimanya berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sikap dokter dan perawat yang responsif membuatnya merasa lebih tenang dalam mendampingi sang anak selama masa perawatan.
"Pelayanan di sini bisa saya bilang bagus sekali karena semuanya dipermudah. Dokter dan perawat di sini sangat baik, sigap, dan cepat dalam memenuhi kebutuhan pasien. Intinya, kami sangat bersyukur dan terbantu sekali," kata Yunita.
Yunita berharap, Program JKN dapat terus berkelanjutan hingga generasi mendatang. Selain itu, manfaat yang selama ini dirasakan dapat terus dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Aceh yang sangat terbantu dengan kehadiran Program JKA sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap akses layanan kesehatan.