Advertorial

Mekaarpreneur 2026, PNM Dorong Nasabah Ultra Mikro Naik Kelas

Kompas.com - 22/04/2026, 21:54 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar Demo Day Penjurian Mekaarpreneur 2026 di Jakarta, Senin (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi puncak program inkubasi bisnis tiga bulan sejak Januari 2026 yang dirancang khusus untuk memberdayakan nasabah ultramikro perempuan prasejahtera.

Demo day tersebut diselenggarakan PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bekerja sama dengan Lembaga Inkubator Institut Bisnis Asia Malang.

Di antara para pemenang, satu nama mencuri perhatian. Amaliyah Sholihah, perempuan asal Serang, Banten, yang mengolah sampah menjadi produk bernilai jual, berhasil meraih Juara 1 di kategori wilayah Tangerang dan Serang.

"Ya Allah, mimpi apa saya, cuma ibu-ibu dasteran dari Serang yang mengolah sampah bisa menang juara 1. Ini sangat bermakna buat saya," ujar Amaliyah dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (22/4/2026).

Dari 60 nasabah, tersaring 16 peserta terbaik

Mekaarpreneur merupakan program inkubasi bisnis PNM yang berlangsung selama tiga bulan. Program ini mencakup pendampingan, pelatihan manajerial, penguatan literasi keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar.

Program ini sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Untuk gelaran 2026, PNM melakukan seleksi terhadap 60 nasabah Mekaar yang terpilih dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang, dan Sukabumi.

Dari jumlah tersebut, tersaring 16 peserta terbaik yang berkompetisi di tahap Demo Day.

Selain Amaliyah, delapan perempuan tangguh lain turut meraih gelar juara. Di kategori wilayah Jakarta dan Bekasi, Yuliana Rosita, Sri Haryanti, dan Dahlia N Simanungkal masing-masing meraih Juara 1, 2, dan 3.

Sementara di wilayah Bogor, Depok, dan Sukabumi, posisi juara diraih oleh Manih, Dian Kartika, dan Rantiyem. Adapun di wilayah Tangerang dan Serang, Amaliyah Sholihah, Eros Rosita, dan Berlina Sari menempati posisi Juara 1, 2, dan 3.

Para pemenang mendapatkan apresiasi berupa uang pembinaan modal usaha jutaan rupiah sebagai dukungan untuk mendorong pengembangan usaha mereka ke tahap yang lebih baik.

Dorong nasabah siap ekspor

Direktur Bisnis PNM Kindaris menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perseroan yang tidak hanya berhenti pada pemberian akses permodalan.

"PNM juga memastikan nasabah memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital," ujar Kindaris.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, PNM berharap, nasabah binaannya dapat semakin berdaya saing di pasar yang lebih luas, bahkan siap merambah pasar ekspor.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau