KOMPAS.com — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom meluncurkan Agentic AI by BigBox, platform kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital industri melalui automasi cerdas, integrasi proses bisnis, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Platform itu diluncurkan oleh Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi didampingi Executive General Manager (EGM) Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa pada agenda ITD Summit di Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).
Berbeda dari pemanfaatan AI konvensional yang umumnya berhenti pada pemberian rekomendasi atau insight, Agentic AI by BigBox dirancang untuk melangkah lebih jauh.
Platform itu mampu mengeksekusi tindakan, baik secara semiotomatis maupun otomatis, sesuai kebutuhan organisasi. Platform ini juga mendukung orkestrasi alur kerja lintas sistem, integrasi data, dan kapabilitas AI secara end-to-end pada skala enterprise.
Faizal mengatakan, Agentic AI tersebut bukan hanya dirancang hanya sebagai alat bantu, melainkan sebagai platform digital yang dapat bekerja dan mengeksekusi proses bisnis. Menurutnya, pendekatan ini dibutuhkan agar organisasi dapat bergerak lebih cepat, lebih terintegrasi, dan lebih adaptif menghadapi dinamika bisnis digital.
“Ini adalah langkah kami untuk mendorong organisasi menjadi lebih cepat, lebih terintegrasi, dan lebih adaptif dalam menghadapi dinamika bisnis digital,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (28/4/2026).
Dari AI reaktif ke AI yang lebih mandiri
Telkom menjelaskan, Agentic AI by BigBox hadir sebagai evolusi dari AI berbasis percakapan yang selama ini cenderung bersifat reaktif.
Jika AI konvensional merespons perintah atau pertanyaan, Agentic AI memiliki kemampuan bekerja lebih mandiri dalam menyelesaikan rangkaian tugas yang kompleks.
Sistem itu dapat memecah pekerjaan besar menjadi tahapan yang lebih terstruktur, mengelola eksekusi melalui agen-agen spesialis, melakukan evaluasi mandiri, dan terhubung dengan berbagai sistem eksternal secara aman serta terukur.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem AI yang lebih inklusif, Telkom juga menghadirkan AgentLab. Platform berbasis drag-and-drop ini memungkinkan berbagai fungsi bisnis, seperti keuangan, sumber daya manusia, hingga legal merancang kebutuhan Agentic AI dengan lebih mudah, tanpa memerlukan keahlian teknis yang mendalam.
Masuk dalam strategi AI Center of Excellence
Peluncuran Agentic AI by BigBox juga menjadi bagian dari strategi besar Telkom melalui inisiatif AI Center of Excellence (AI CoE). Inisiatif ini diposisikan sebagai motor penggerak transformasi AI perusahaan yang dibangun di atas lima pilar utama untuk mempercepat adopsi AI secara komprehensif dari hulu ke hilir.
Kelima pilar itu mencakup AI Campus yang berfokus pada pengembangan riset dan talenta. Kedua, AI Playground sebagai ruang eksperimen dan inovasi.
Ketiga, AI Connect untuk memperkuat kolaborasi antartalenta dan praktisi AI. Keempat, AI Hub sebagai pusat komersialisasi solusi bisnis. Kelima, AI Native yang mendorong integrasi AI ke inti operasional perusahaan.
Dalam kerangka tersebut, Agentic AI by BigBox ditempatkan pada pilar AI Hub sebagai solusi yang siap diimplementasikan untuk memberi nilai tambah nyata bagi industri.
Sasar kebutuhan internal hingga pelanggan enterprise
Pada lingkup internal TelkomGroup, pemanfaatan Agentic AI diarahkan untuk mendukung konsolidasi dan integrasi sistem IT lintas entitas, mengoptimalkan biaya operasional dan investasi, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta mengotomasi proses bisnis strategis.
Sementara bagi pelanggan enterprise dan business-to-business (B2B), solusi tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, automasi layanan dan operasional, menghadirkan advanced analytics serta predictive decision, hingga mendukung integrasi lintas platform.
Komang menambahkan, peluncuran Agentic AI oleh BigBox merupakan wujud keyakinan Telkom terhadap masa depan kolaborasi antara manusia dan teknologi.
Dengan dukungan infrastruktur yang luas dan talenta digital, TelkomGroup disebut siap menghadirkan solusi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga menghasilkan dampak yang terukur bagi efisiensi bisnis.
Menurutnya, langkah itu turut mempertegas posisi Telkom sebagai pemimpin transformasi digital yang terus menghadirkan inovasi yang relevan bagi kemajuan industri nasional.
Soroti efisiensi dan kedaulatan data
Selain menawarkan efisiensi operasional, Telkom menilai Agentic AI by BigBox juga memperkuat aspek kedaulatan data nasional.
Dengan dukungan infrastruktur digital Telkom di Indonesia, pemrosesan data dapat dilakukan di dalam ekosistem domestik. Skema ini dinilai memberi nilai tambah dari sisi keamanan, keandalan, dan kepatuhan, terutama untuk sektor-sektor strategis nasional.
Secara lebih luas, kehadiran Agentic AI by BigBox disebut dapat memperkuat langkah Telkom dalam mendorong transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Solusi itu juga diharapkan menjadi katalis bagi pelaku bisnis di Indonesia untuk mulai mengadopsi teknologi yang lebih otonom demi meningkatkan daya saing di tingkat global.