Advertorial

Penataan Halaman Gedung Sate Tak Hilangkan Jalan Diponegoro

Kompas.com - 28/04/2026, 21:08 WIB

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjamin penyatuan Gedung Sate-Jalan Diponegoro-Gasibu tak akan menghilangkan Jalan Diponegoro. Jalan tersebut tetap ada, tetapi tidak lagi bisa dilewati kendaraan karena akan difungsikan sebagai ruang publik.

Sebaliknya, kondisi Jalan Diponegoro yang bebas kendaraan membuat Gedung Sate dan Gasibu terintegrasi.

"Penyatuan antara Gasibu dan Gedung Sate menjadi satu kesatuan karena tidak lagi dilewati kendaraan umum," ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (28/4/2026).

Untuk menambah estetika dan kualitas jalan sebagai ruang publik, maka material Jalan Diponegoro akan diubah dari aspal menjadi batu andesit, seperti di Jalan Braga.

"Intinya, (material yang) asalnya aspal diganti menjadi batu, seperti di Braga," ucap KDM.

Ia memastikan, setelah penyatuan antara Gedung Sate-Jalan Diponegoro-Gasibu, aktivitas masyarakat bisa berlangsung lebih leluasa dan lancar. Selama ini, aktivitas masyarakat seperti penyampaian aspirasi di depan Gedung Sate kerap mengganggu lalu lintas karena Jalan Diponegoro harus ditutup sehingga terjadi kemacetan.

Kondisi seperti itu tidak akan terjadi setelah penataan halaman Gedung Sate. Masyarakat tetap bisa berkegiatan di halaman gedung pemerintahan Jawa Barat tersebut tanpa hambatan kendaraan. 

Sementara itu, arsitek lanskap yang menjadi Ketua Umum Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia periode 2022-2025 Dian Heri menyambut baik penyatuan Gedung Sate-Jalan Diponegoro-Gasibu. Menurut ia, penyatuan itu menjadikan pergerakan dari Gasibu ke Gedung Sate ataupun sebaliknya tidak saling mengganggu dengan kendaraan bermotor.

Meski demikian, mengingat terjadi perubahan yang sangat signifikan, maka masyarakat perlu mengantisipasi dampak dari pergerakan kendaraan.

Ia berharap, penyatuan Gedung Sate-Gasibu disosialisasikan sehingga masyarakat mendapat cukup informasi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau