Advertorial

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Kompas.com - 03/05/2026, 18:02 WIB

KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan Kartini BISA Fest di Telkom Hub, Jakarta Selatan, pada Senin (20/4/2026) hingga Jumat (24/4/2026).

Agenda yang menjadi bagian rangkaian momentum peringatan Hari Kartini tersebut bertujuan untuk penguatan dari berbagai inisiatif strategis yang telah dilakukan TelkomGroup dalam mendukung pemberdayaan pelaku UMKM di Indonesia.

Dalam acara tersebut, Telkom menghadirkan program dan inisiatif yang meliputi pelatihan, fasilitasi sertifikasi, serta penguatan branding produk guna meningkatkan daya saing usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) perempuan di pasar domestik dan global.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini memberikan dukungan terhadap agenda pemberdayaan perempuan dan UMKM tersebut. Selain melibatkan perempuan, acara ini juga melibatkan laki-laki.

Menurutnya, momentum Hari Kartini menjadi pengingat untuk mengambil nilai-nilai perjuangan Kartini dan mengadaptasikannya dalam kehidupan saat ini yang serbadigital.

“Penting bagi kita untuk terus belajar, mengenal, dan memanfaatkan teknologi guna memberikan dampak yang lebih luas,” kata Dian dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (30/4/2026).

Acara Kartini BISA Fest menjadi representasi implementasi budaya perusahaan, yakni Bravery, Integrity, Service Excellence, Agility (BISA) yang menempatkan kolaborasi dan inovasi sebagai fondasi utama.

Dalam rangkaian kegiatan ini, Telkom menghadirkan berbagai program yang saling terintegrasi, mulai dari bazar kuliner yang melibatkan 40 UMKM perempuan, seminar cybersecurity yang diikuti lebih dari 350 peserta untuk meningkatkan kesadaran perlindungan data, hingga pelatihan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) guna mendukung efisiensi dalam penciptaan konten kreatif dan pemasaran digital.

Sebagai perusahaan digital telco terdepan untuk memajukan masyarakat, Telkom berkomitmen memperkuat peran perempuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan.

Dari total lebih dari 112.000 UMKM binaan, 73.152 di antaranya merupakan pelaku usaha perempuan yang aktif mengikuti program pembinaan berbasis digital.

Upaya ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga pada penciptaan ekosistem digital yang inklusif, kolaboratif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Telkom juga menghadirkan dukungan strategis melalui program Packfest dengan menyalurkan bantuan sebanyak 500.000 cetak kemasan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini turut hadir dan memberikan sambutan dalam agenda Kartini BISA Fest pada 20?24 April 2026 di Telkom Hub, Jakarta Selatan. DOK. Telkom Direktur Utama Telkom Dian Siswarini turut hadir dan memberikan sambutan dalam agenda Kartini BISA Fest pada 20?24 April 2026 di Telkom Hub, Jakarta Selatan.

Selain itu, perusahaan juga memfasilitasi sertifikasi halal 2.250 UMKM perempuan secara gratis. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat aspek branding dan legalitas produk.

Dengan demikian, UMKM tidak hanya unggul dari sisi kreativitas, tetapi juga memenuhi standar yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar modern dan internasional.

Dukungan tersebut turut menjangkau pelaku UMKM disabilitas sebagai bagian dari komitmen Telkom dalam menghadirkan kesetaraan akses dan memastikan bahwa transformasi digital dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Dengan pendekatan yang inklusif, Telkom mendorong terciptanya ekosistem usaha yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkeadilan dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dian juga menyerahkan bantuan sertifikasi halal dan hibah kemasan kepada perwakilan UMKM binaan secara simbolis.

Bantuan ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan dalam mendorong perempuan Indonesia untuk terus mengembangkan kapasitas diri, berani mengambil peluang, serta memaksimalkan potensi yang dimiliki dalam menghadapi dinamika era digital.

Penggerak perekonomian

Perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi nasional serta pendorong penciptaan ekosistem usaha yang tangguh dan inklusif.

Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) pada 2025 mencatat, 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan.

Meski demikian, masih terdapat tantangan dalam aspek legalitas dan standardisasi produk di balik potensi tersebut. Data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) 2025 menunjukkan bahwa baru sekitar 35 persen UMKM yang memiliki sertifikasi halal.

Padahal, sertifikasi ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas akses pasar.

Telkom menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. DOK. Telkom Telkom menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dian menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Sebagai perusahaan teknologi, Telkom memiliki tanggung jawab untuk memperluas akses dan meningkatkan literasi digital di seluruh lapisan masyarakat. Pihaknya berfokus pada pembinaan UMKM sebagai bagian dari upaya tersebut.

“Melalui digitalisasi dan standardisasi, kami berharap, pelaku UMKM binaan tidak hanya tumbuh secara mandiri, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya,” kata Dian.

Lebih dari sekadar perayaan, Kartini BISA Fest merupakan implementasi nyata strategi Telkom dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing.

Program ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 (Kesetaraan Gender) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

Melalui berbagai inisiatif yang terintegrasi, Telkom berkomitmen untuk terus mendampingi perempuan Indonesia agar semakin berdaya, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional serta mendorong pertumbuhan digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau