Advertorial

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Bank BJB Susun Formasi Kepemimpinan Baru

Kompas.com - 04/05/2026, 17:27 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Bale Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Dilaksanakan secara bauran dengan partisipasi daring melalui platform eASY.KSEI, forum strategis tersebut menjadi wadah penting bagi seluruh pemegang saham dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada arah dan pertumbuhan perusahaan ke depan.

Selain sebagai forum pengambilan keputusan, RUPST juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Bank BJB dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Pada RUPST kali ini, pembahasan berfokus pada tujuh agenda utama yang telah disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan, usulan pemegang saham utama, serta kepentingan strategis korporasi dalam menjaga keberlanjutan usaha.

Pertama, persetujuan atas Laporan Tahunan, termasuk pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2025.

Dengan persetujuan tersebut, pemegang saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi dan Komisaris atas kinerja yang dijalankan selama tahun 2025.

Kedua, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2025 yang mencakup pembagian dividen untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp 900 miliar atau setara Rp 85,54 per lembar saham. Kebijakan dividen tersebut membuktikan komitmen bank bjb dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

Ketiga, persetujuan atas penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan publik untuk tahun buku 2025. Berdasarkan pembahasan tersebut, kewenangan menunjuk auditor independen yang memenuhi kualifikasi, memiliki izin resmi, serta terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan diserahkan pada Dewan Komisaris.

Keempat, pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Bank BJB sebagai bagian dari sistem mitigasi risiko untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi makro serta menjaga kesinambungan operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Kelima, perubahan anggaran dasar perseroan sehubungan dengan telah ditunjuknya Bank BJB sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan (PIKK).

Keenam, sehubungan dengan meningkatnya peran strategis teknologi informasi dalam mendukung transformasi, Bank BJB membahas terkait perubahan struktur direksi perseroan, termasuk penguatan aspek digital, penguatan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta peningkatan kualitas layanan guna mendukung keberlanjutan usaha.

Ketujuh, pengangkatan pengurus perseroan yang meliputi pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris.

Sejumlah jabatan baru juga akan berlaku setelah mendapat persetujuan dari OJK atas hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan. Adapun susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank BJB adalah sebagai berikut.

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti
  • Komisaris Independen: Novian Herodwijanto
  • Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan
  • Komisaris: Rudie Kusmayadi
  • Komisaris: Herman Suryatman
  • Komisaris: Tomsi Tohir

Direksi

  • Direktur Utama: Ayi Subarna
  • Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah
  • Direktur Keuangan: Hana Dartiwan
  • Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana
  • Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini
  • Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman
  • Direktur Operasional: Herfinia

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi salah satu pemegang saham di Bank BJB. Dok. Bank BJB Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi salah satu pemegang saham di Bank BJB.

Sebagai salah satu pemegang saham, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mengatakan bahwa ia telah merekomendasikan orang-orang yang berintegritas untuk masuk jajaran Direksi dan Komisaris Bank BJB. Salah satunya, eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang dinilai memiliki kapasitas dalam memberikan nasihat kepada Gubernur dalam pengambilan keputusan.

Kinerja solid perseroan sepanjang 2025 juga berbuah hasil. Berkat penguasaan pasar yang kuat, penguatan teknologi, serta kolaborasi erat dengan pemegang saham utama, Bank BJB berhasil tercatat sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang memiliki aset terbesar di Indonesia dengan peningkatan total aset mencapai Rp 221,3 triliun.

Sebagai salah satu BPD terkemuka, Bank BJB terus berupaya untuk memperluas jangkauan layanan dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Dengan semangat transformasi dan profesionalisme tinggi, RUPST Tahun Buku 2025 pun menjadi momen refleksi dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memantapkan langkah menuju masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau