KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom bekerja sama dengan Dinas Pendidikan daerah menghadirkan solusi try out digital bagi lebih dari 91.000 siswa di berbagai wilayah Indonesia melalui platform digital PIJAR.
Kolaborasi itu dilakukan untuk mendukung kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) agar berjalan lebih efektif, terukur, dan berbasis data.
Sebagai evaluasi akhir pada setiap jenjang pendidikan, ASAJ memiliki peran penting untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa secara menyeluruh, baik di tingkat SD, SMP, maupun SMA/SMK.
Sementara itu, TKA hadir sebagai instrumen evaluasi obyektif yang digunakan untuk memetakan kemampuan akademik individu serta mengonfirmasi capaian nilai rapor. Dengan begitu, penilaian hasil belajar siswa dapat lebih obyektif.
Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, kolaborasi dengan Dinas Pendidikan menjadi faktor penting dalam menghadirkan solusi digital yang tepat sasaran. Sinergi ini memungkinkan implementasi teknologi pendidikan berjalan lebih efektif serta menjangkau lebih banyak sekolah.
“Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi digital yang relevan dan berdampak. Melalui PIJAR, kami berkomitmen mendukung kesiapan siswa menghadapi asesmen secara lebih terukur dan berkelanjutan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (5/5/2026).
Dalam implementasinya, Dinas Pendidikan memegang peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di daerah.
Peran itu mencakup sosialisasi, kesiapan infrastruktur, hingga memastikan asesmen berlangsung sesuai standar. Selain itu, hasil TKA juga dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah yang lebih tepat sasaran.
Try out digital terintegrasi
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PIJAR menghadirkan solusi try out digital yang terintegrasi. Sistem ini memungkinkan pelaksanaan ujian berlangsung lebih efisien, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Dengan demikian, metode tersebut tidak sekadar menggantikan pola konvensional, tetapi juga menghadirkan pengalaman ujian yang lebih modern bagi siswa.
Sinergi antara Telkom dan Dinas Pendidikan daerah melalui platform PIJAR dijalankan guna mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) secara lebih efektif, terukur, dan berbasis data.Pelaksanaan try out itu telah menjangkau sejumlah wilayah dengan partisipasi besar. Di Kabupaten Karawang, misalnya, lebih dari 76.000 siswa dari 1.200 sekolah mengikuti try out TKA.
Sementara di Kabupaten Boalemo, program tersebut diikuti lebih dari 2.100 siswa dari lebih dari 140 sekolah. Adapun di Kota Balikpapan, try out ASAJ diikuti lebih dari 12.500 siswa dari 500 sekolah.
Capaian itu menunjukkan bahwa akses terhadap teknologi pendidikan semakin meluas. Tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau berbagai daerah secara lebih inklusif.
Melalui PIJAR, Telkom juga menghadirkan sistem pemantauan ujian secara real-time yang memungkinkan try out berjalan lebih efisien, minim kendala, serta menghasilkan data yang dapat dianalisis secara cepat dan akurat.
Pendekatan itu turut didukung layanan end-to-end, mulai dari bimbingan teknis, monitoring pelaksanaan, pengolahan hasil, hingga penyusunan laporan yang komprehensif.
Bagi sekolah, solusi tersebut memudahkan evaluasi pembelajaran berbasis data. Sementara bagi siswa, try out digital membantu mengukur tingkat kesiapan secara lebih terstruktur sebelum menghadapi asesmen yang sesungguhnya.
Tingginya antusiasme siswa dan sekolah menjadi indikator positif atas penerimaan solusi digital dalam proses pembelajaran dan evaluasi.
Dengan dukungan teknologi, pendidikan diharapkan menjadi semakin adaptif, efektif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Kolaborasi antara teknologi dan institusi pendidikan itu pun dipandang sebagai langkah strategis untuk mewujudkan sistem pendidikan yang lebih kompetitif, inklusif, dan berdaya saing tinggi.