Advertorial

Bumi Berseru Fest 2025 Masuki Tahap Akhir, Telkom Beri Apresiasi kepada 17 Inovator Lingkungan

Kompas.com - 08/05/2026, 10:04 WIB

KOMPAS.com — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom mengapresiasi 17 inovator lingkungan terbaik nasional melalui kegiatan Awarding Day sebagai puncak program Bumi Berseru Fest 2025 yang berlangsung pada Sabtu (25/4/2026).

Program itu merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang menitikberatkan pada kolaborasi, inovasi, dan implementasi solusi nyata di masyarakat.

Bumi Berseru Fest 2025 dirancang bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan juga sebagai platform kolaboratif yang mendorong lahirnya solusi berbasis teknologi dan komunitas untuk menjawab persoalan lingkungan.

Kebutuhan terhadap solusi semacam itu dinilai semakin mendesak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025, sebanyak 13,4 persen dari total 84.139 desa/kelurahan di Indonesia telah mengalami setidaknya satu jenis pencemaran lingkungan.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya mitigasi yang lebih komprehensif. Hal ini mengingat dampaknya terhadap kualitas hidup masyarakat, akses terhadap air bersih, kesehatan, serta keberlanjutan ekosistem.

Tingginya perhatian publik terhadap isu tersebut tecermin dari partisipasi dalam program Bumi Berseru Fest 2025 yang diikuti lebih dari 2.200 peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Setelah melalui proses seleksi yang berlangsung bertahap dan cukup ketat, sebanyak 83 tim terpilih untuk mengikuti sesi pitching secara daring.

Dari tahap itu, 47 tim terbaik kemudian memperoleh dukungan pendanaan dan pendampingan untuk mengimplementasikan program inovasi lingkungan secara langsung di tengah masyarakat.

Dari pendanaan hingga implementasi di masyarakat

Pada masa implementasi yang berlangsung selama tiga bulan, para peserta menjalankan beragam inisiatif lingkungan di komunitas masing-masing. Selama periode ini, Telkom juga memberikan pendampingan intensif, mulai dari sesi mentoring, penguatan kapasitas, hingga evaluasi berkala.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap solusi yang dijalankan tidak berhenti pada ide, tetapi benar-benar mampu menghasilkan dampak yang terukur dan tepat sasaran.

Pada Awarding Day Bumi Berseru Fest 2025, sebanyak 47 semifinalis kembali mempresentasikan hasil implementasi program mereka di hadapan dewan juri.

Dari proses penilaian itu, kemudian dipilih 17 inovator terbaik nasional yang dinilai berhasil menghadirkan solusi inovatif dengan dampak signifikan terhadap lingkungan.

Daftar pemenang dari tiga kategori

Pada kategori Teknologi Hijau, penghargaan diberikan kepada Carbon Circle Community dan Satu Banten.

Sementara pada kategori Aksi untuk Bumi, subkategori Air dimenangkan oleh Hima Biologi, Blue Triangle Conservation, serta Kelompok Muda Pecinta Hutan Desa Hoder. Adapun subkategori Tanah diraih oleh Komunitas Urban Farming Lebak, EkoSwara, dan HPAI Malang Raya.

Untuk kategori Inovasi Eco-Produk, subkategori Daur Ulang dimenangkan oleh Tenun Ikat by Nay Collection, Underwater Crafting, dan Sekar Handycraft.

Pada subkategori Gaya Hidup, penghargaan diberikan kepada Hanenda.idn, Oentukmu.id, dan Noto Godhong. Sementara itu, subkategori Material Inovatif dimenangkan oleh Binangan Jabu, Tano Puan, dan King Leaf Internasional.

Dorong solusi yang berkelanjutan

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto mengatakan, Bumi Berseru Fest 2025 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam menciptakan dampak berkelanjutan.

“Telkom meyakini bahwa setiap inovasi harus memiliki model keberlanjutan yang kuat agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pengurangan pencemaran lingkungan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (7/5/2026).

Melalui program itu, Telkom tidak hanya mendorong lahirnya ide-ide kreatif, tetapi juga memastikan implementasinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bumi Berseru Fest merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom yang selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Ke depan, Telkom akan terus memperkuat perannya sebagai enabler dalam ekosistem digital dan keberlanjutan dengan mendorong kolaborasi lintas sektor.

Melalui berbagai inisiatif inovatif, perusahaan berharap dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya berdampak secara lokal, tetapi juga mendukung ketahanan lingkungan nasional secara berkelanjutan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau