Advertorial

Deep and Extreme Indonesia 2026 Sukses Digelar, Perkuat Ekosistem Olahraga Petualangan

Kompas.com - 08/05/2026, 11:53 WIB

KOMPAS.com – Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 sukses digelar di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC) pada Kamis (23/4/2026) hingga Minggu (26/4/2026). Pameran yang memasuki penyelenggaraan ke-18 ini menghadirkan lebih dari 137 peserta dari dalam dan luar negeri.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono membuka acara tersebut pada Kamis.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan DXI 2026 sebagai platform strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sektor wisata petualangan dan wisata bahari di Indonesia.

"Kami berharap, DXI 2026 sebagai salah satu pameran terbesar di Indonesia bisa menghadirkan tidak hanya pengunjung yang menggemari olahraga ekstrem, tetapi juga menggaet masyarakat awam yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai wisata petualangan yang ada di Indonesia," ujar Agus dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (7/5/22026).

Agus menambahkan, pihaknya turut mendukung kerja sama DXI dengan Asia Dive Expo (ADEX) agar kolaborasi ini mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pariwisata bahari dan petualangan kelas dunia sekaligus membuka peluang lebih luas bagi promosi potensi maritim nasional di kancah global.

Ia juga menekankan pentingnya promosi lokal sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan 17 subsektor ekonomi kreatif melalui DXI. Upaya ini tidak hanya memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di tingkat nasional ataupun global serta melahirkan destinasi baru selain Bali dan Labuan Bajo.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki lebih dari 17.000 pulau dengan wilayah laut yang mencakup lebih dari 70 persen dari total wilayah nasional.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadikan Indonesia memiliki keunggulan komparatif sekaligus kompetitif dalam pengembangan wisata bahari dan wisata petualangan.

"Kontribusi wisata bahari diperkirakan menyumbang sekitar 32 hingga 42 persen terhadap total aktivitas ekonomi pariwisata nasional," ucap Ni Luh.

Ia menambahkan, DXI memiliki peran strategis sebagai sarana promosi dan pemasaran wisata bahari dan petualangan Indonesia serta katalisator dalam memperkuat ekosistem pariwisata bahari yang berdaya saing global.

DXI diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan wisata bahari dan petualangan di tingkat global.

Ruang temu lintas komunitas

DXI 2026 yang diselenggarakan oleh Dyandra Event Solutions (DES) bekerja sama dengan ADEX 360 tersebut mengusung tema “DAREtoXPLORE Waves of Collaboration”.

Acara tidak hanya menyasar pencinta olahraga laut dan ekstrem, tetapi juga penyuka aktivitas outdoor, baik untuk profesional maupun pemula yang ingin mencoba pengalaman baru di alam terbuka. Dari eksplorasi bawah laut hingga olahraga adrenalin tinggi, DXI menjadi ruang temu lintas komunitas dan industri yang menghadirkan pengalaman imersif dalam satu atap.

Founder Deep and Extreme Indonesia Dharmawan Sutanto menyampaikan, DXI 2026 dirancang tidak hanya sebagai pameran, tetapi juga sebagai inspirasi serta pengalaman yang memberikan dampak nyata bagi industri.

"DXI 2026 adalah penyelenggaraan ke-18 dan secara konsisten menjadi ruang bagi tumbuhnya ekosistem olahraga petualangan di Indonesia. Tahun ini, DXI kembali digelar menegaskan perannya sebagai platform kolaborasi yang memperkuat industri diving, outdoor, dan ekstrem secara berkelanjutan," jelas Dharmawan.

Founder ADEX Jhon Thet mengatakan, melalui kolaborasi antara ADEX dan DXI, Indonesia kini semakin terhubung dengan ekosistem diving dan petualangan global.

"ADEX sendiri telah berkembang di berbagai negara, dan Indonesia menjadi salah satu pilar penting dalam jaringan internasional tersebut. Ajang ini juga sekaligus menjadi sarana edukasi wisata bahari bagi masyarakat Indonesia," ujar Jhon.

DXI 2026 menghadirkan lebih dari 137 peserta pameran dari dalam dan luar negeri yang menampilkan perlengkapan dan teknologi terkini untuk scuba diving, freediving, panjat tebing, trail running, off-road, dan lainnya.

Acara juga menghadirkan berbagai program dan aktivitas interaktif yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pegiat diving, traveler, fotografer, komunitas outdoor, hingga keluarga. Program unggulan yang hadir antara lain Scuba Diving Experience, Adventure and Outdoor Activities, Workshop and Sharing Session, serta Family Kids Activities.

Berbagai kompetisi juga digelar, di antaranya Underwater Mermaid Competition, Underwater Photo Competition, Underwater Dance Competition, Underwater Modelling Competition, dan Adventure Shootout and Underwater Shootout Competition.

Pengunjung dimanjakan dengan diskon hingga 70 persen dari berbagai merek lokal dan internasional. Selain itu, pengunjung juga memiliki kesempatan memenangkan berbagai hadiah Lucky Draw dengan transaksi senilai Rp 500.000 dan Rp 1 juta untuk bisa memenangkan Grand Prize Maldive Trip.

Selama empat hari penyelenggaraan, pameran beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB dengan harga tiket harian Rp 50.000 dan terusan empat hari seharga Rp 150.000 dengan akses penuh ke seluruh zona aktivitas.

Informasi lebih lengkap mengenai DXI 2026 dapat diakses melalui Instagram @deepandextreme untuk industri laut dan diving, serta @dxiadventure untuk konten petualangan darat dan udara. Informasi juga tersedia di situs resmi www.deepextremeindonesia.com.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau