KOMPAS.com – Setelah memperkenalkan V27 versi right-hand drive (RHD) untuk pasar global di Beijing Auto Show 2026, iCAR langsung menguji kemampuan SUV elektrifikasinya itu di berbagai kondisi jalan nyata bersama media internasional, termasuk dari Indonesia.
Pengujian dilakukan menggunakan unit left-hand drive (LHD) melalui kombinasi perjalanan jarak jauh dan sesi off-road ekstrem. Lewat pengujian ini, iCAR ingin menunjukkan kemampuan V27 Golden REEV (Range-Extended Electric Vehicle) untuk penggunaan harian hingga medan berat.
Country Director iCAR Indonesia Mark Yang mengatakan, pengujian bersama media dilakukan untuk membuktikan bahwa V27 relevan dengan kebutuhan pasar, seperti Indonesia yang memiliki karakter perjalanan jauh dan kondisi jalan beragam.
“Melalui pengujian langsung bersama media, termasuk dari Indonesia yang memiliki rutinitas perjalanan jarak jauh untuk hobi ataupun seasonal seperti mudik, kami ingin menunjukkan bahwa V27 siap secara teknologi dan relevan secara penggunaan,” ujar Mark Yang seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (8/5/2026).
Ia menambahkan, kombinasi efisiensi, jarak tempuh panjang, dan kemampuan off-road menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas yang semakin beragam.
Long drive 160 km
Global Classic Journey, iCAR V27 REEV long test drive lebih kurang 160 km di Wuhu, China. Salah satu rangkaian pengujian dilakukan melalui Global Classic Journey dengan rute sekitar 160 km yang melintasi Wuhu hingga Nanjing, China.
Rute tersebut mencakup jalan perkotaan, tol, hingga jalur dengan karakter berbeda dalam satu perjalanan berkelanjutan.
Selama pengujian, V27 diklaim mampu menghadirkan handling stabil dengan distribusi tenaga halus berkat sistem Intelligent All-Wheel Drive (i-AWD). Sistem ini membantu menjaga traksi ketika kondisi jalan berubah.
Kenyamanan berkendara juga didukung kombinasi suspensi depan MacPherson dan belakang multilink yang menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan kontrol saat melaju jarak jauh.
iCAR menyebut, sistem Golden REEV memungkinkan V27 menempuh jarak lebih dari 1.000 km dengan lebih dari 150 km menggunakan mode listrik murni.
Perjalanan juga melewati kawasan Gaochun Old Street hingga area “Mirror of the Sky” dengan kondisi jalan yang lebih bervariasi.
Selain itu, V27 dibekali external power output hingga 6 kW yang memungkinkan kendaraan digunakan untuk menunjang aktivitas outdoor.
Uji off-road
Pengujian berlanjut melalui sesi Full-Scenario Driving di Longshan, area off-road profesional yang menyimulasikan berbagai kondisi ekstrem. Pengujian kemudian berlanjut ke sesi full-scenario driving di Longshan, area off-road profesional yang dirancang untuk menyimulasikan berbagai kondisi ekstrem.
Berbagai rintangan dihadirkan, mulai dari tanjakan curam, jalur berbatu, pasir, tanah longgar, hingga water crossing.
Dalam pengujian tersebut, sistem i-AWD, suspensi, dan kontrol kendaraan mampu menjaga stabilitas serta presisi saat melintasi medan berbeda.
Untuk memberikan perspektif pengguna berpengalaman, pengujian turut melibatkan pembalap reli Dakar asal Indonesia Julian Johan atau yang dikenal dengan nama Jejelogy.
“Saya cukup impressed, bahkan bisa dibilang mobil ini di atas ekspektasi saya. Dengan desain yang boxy, V27 tetap terasa fun to drive, baik di jalan raya maupun saat masuk ke medan off-road,” ujar Jeje.
Menurut dia, suspensi V27 terasa nyaman karena mampu menjaga keseimbangan antara karakter on-road dan kemampuan off-road.
“Yang paling saya suka adalah jarak tempuhnya yang panjang sehingga sangat mendukung untuk road trip jauh dengan efisiensi kendaraan listrik,” kata Jeje.
Melalui rangkaian pengujian tersebut, iCAR menyebut V27 Golden REEV masih akan terus dievaluasi sebelum dipasarkan lebih luas, termasuk untuk negara dengan setir kanan seperti Indonesia.