Advertorial

Menkop: Peran Kepala Desa Penting untuk Operasional Kopdes/Kopkel Merah Putih

Kompas.com - 11/05/2026, 16:55 WIB

KOMPAS.com — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa di seluruh Indonesia atas peran mereka dalam menyukseskan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional (Munas) II Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menurut Ferry, dukungan kepala desa melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) menjadi kunci terbentuknya puluhan ribu koperasi desa yang memiliki legalitas hukum dalam waktu singkat.

“Tanpa dukungan dari para kepala desa, mustahil pelaksanaan musyawarah desa khusus itu bisa terselenggara di setiap desa-desa di Indonesia,” ujar Ferry dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, serta Ketua Umum DPP Papdesi Wargiyati.

Ferry menegaskan, keberhasilan pemerintah membentuk 83.000 badan hukum koperasi yang resmi dan sah secara hukum tidak lepas dari gerak cepat perangkat desa di tingkat akar rumput.

Musdesus, kata dia, menjadi pintu masuk legalitas yang memastikan setiap koperasi memiliki landasan hukum kuat dari Kementerian Hukum.

Menurut Ferry, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan amanah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.

Ia menyebut gagasan tersebut sejalan dengan pemikiran tokoh koperasi, seperti Prof Sumitro Djojohadikusumo dan Margono Djojohadikusumo.

“Bapak Presiden ingin sekali agar cita-cita dari para pendiri Republik diwujudkan dalam periode kepemimpinan beliau,” tambahnya.

Ferry mengatakan, koperasi diharapkan kembali menjadi sokoguru perekonomian nasional yang disusun berdasarkan asas kekeluargaan.

Saat ini, KDKMP telah memasuki tahap pembangunan fisik gudang dan gerai di berbagai wilayah Indonesia. Pembangunan tersebut juga didukung infrastruktur TNI melalui kerja sama strategis.

Menutup sambutannya, Ferry menitipkan pesan kepada para kepala desa untuk menjaga soliditas saat program memasuki fase operasional.

“Kami berharap kekompakan bersama para kepala desa agar koperasi ini betul-betul memberikan manfaat bagi anggotanya, yaitu masyarakat desa tersebut,” ucap Ferry.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Papdesi Wargiyati menegaskan komitmen jajaran kepala desa untuk mendukung keberlanjutan program pembangunan pemerintah.

Wargiyati menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap organisasi perangkat desa. Menurutnya, dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga menjadi penyemangat bagi kepala desa di daerah.

Ia juga mengimbau anggota Papdesi untuk menjaga soliditas dan keselarasan kebijakan dengan pemerintah pusat.

“Papdesi wajib tegak lurus kepada pemerintah dan mendukung program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Wargiyati.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau