Advertorial

BNI Jadi Satu-satunya Bank Himbara yang Raih Penghargaan Pelopor Talent Insights LinkedIn Talent Awards 2025

Kompas.com - 11/05/2026, 20:04 WIB

KOMPAS.com - Keseriusan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam mengelola sumber daya manusia dan transformasi talenta digital kembali mendapat pengakuan internasional. 

BNI meraih penghargaan untuk kategori Talent Insight Pioneer serta masuk sebagai finalist pada kategori Best Employer Branding on LinkedIn dan AI Pioneer Learning Champion pada ajang LinkedIn Talent Awards 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang digelar di The St. Regis Jakarta pada Kamis (7/5/2026). 

Sebagai informasi, penghargaan serupa juga pernah diraih BNI pada 2024. Kala itu, BNI berhasil meraih penghargaan sebagai Best Employer Brand on LinkedIn Talent Awards Indonesia 2024 untuk kategori perusahaan di atas 10.000 pegawai.

Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti konsistensi BNI dalam membangun strategi human capital yang adaptif, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan bisnis masa depan.

“Pengakuan ini menjadi motivasi bagi BNI untuk terus memperkuat transformasi human capital melalui pendekatan digital berbasis data. Kami percaya bahwa pengelolaan talenta yang tepat akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Munadi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (11/5/2026).

Dalam beberapa tahun terakhir, BNI terus mengoptimalkan pemanfaatan platform digital berbasis AI untuk mendukung pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan talenta, mulai dari pemetaan kebutuhan kompetensi, strategi sourcing, hingga penguatan employer branding perusahaan.

Pendekatan tersebut memungkinkan BNI memahami dinamika pasar tenaga kerja, tren skill masa depan, serta meningkatkan efektivitas proses rekrutmen dan engagement kandidat. Melalui strategi tersebut, BNI juga berhasil memperkuat positioning sebagai salah satu employer of choice di industri perbankan nasional.

Nilai budaya BNI diwujudkan melalui empat nilai utama yakni profesionalisme, integritas, orientasi pelanggan, dan penyempurnaan tiada henti, yang kemudian diterjemahkan dalam enam semangat kerja atau 6 Karsa mulai dari agility, growth mindset, kolaborasi, hingga excellence in execution. Budaya tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang future-ready dan mampu bersaing di era digital.

Selain mendukung kebutuhan bisnis jangka panjang, transformasi human capital yang dijalankan BNI juga selaras dengan upaya perusahaan dalam menyiapkan talenta unggul yang mampu menjawab tantangan era digital, analytics, dan sustainability.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat ekosistem pembelajaran dan pengembangan talenta yang agile, future-ready, serta mampu mendorong daya saing BNI di tingkat nasional maupun global,” tambah Munadi.

Ke depan, BNI akan terus memperluas implementasi strategi human capital berbasis teknologi dan data analytics guna menciptakan organisasi yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan talenta berkelanjutan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau