KOMPAS.com – Demam tinggi yang dialami sang anak selama beberapa hari membuat Amalia Marsiati (44) cemas. Untungnya, sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), ia dapat segera membawa anaknya ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdekat untuk mendapatkan penanganan.
“Anak saya diminta untuk cek darah. Setelah hasilnya keluar, ternyata trombositnya sangat rendah sehingga dokter menyarankan rawat inap pada hari itu juga. Anak kami dirawat di rumah sakit selama delapan hari. Kami baru diperbolehkan pulang setelah dokter memastikan kondisi anak saya benar-benar pulih,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima oleh tim Kompas.com, Selasa (19/5/2026).
Amalia mengungkapkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh dokter, perawat, dan tenaga medis di rumah sakit sangat baik. Menurutnya, tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien umum dan peserta JKN seperti dirinya.
Bahkan, perempuan berusia kepala empat itu juga mengaku telah beberapa kali menjalani perawatan di fasilitas kesehatan yang sama menggunakan JKN.
“Saya juga pernah menjalani operasi kelenjar payudara. Prosesnya cepat dan mudah. Dari FKTP saya mendapat rujukan, lalu langsung ke rumah sakit untuk rawat inap. Keesokan harinya saya dioperasi oleh dokter bedah. Tiga hari kemudian saya sudah diperbolehkan pulang setelah dinyatakan pulih. JKN sangat membantu saya dan keluarga,” katanya.
Layanan JKN, tambah Amalia, saat ini semakin mudah dengan hadirnya aplikasi Mobile JKN. Dirinya rutin memanfaatkan fitur skrining riwayat kesehatan setiap tahun melalui aplikasi tersebut.
“Saya jadi bisa memantau kondisi kesehatan sendiri, apakah termasuk berisiko atau tidak. Setelah hasilnya keluar, juga ada saran yang bisa dilakukan, misalnya konsultasi ke dokter di FKTP jika hasilnya berisiko. Caranya mudah, cukup sekali klik, isi beberapa pertanyaan, lalu hasilnya langsung keluar,” imbuhnya.
Selain itu, Amalia juga pernah menggunakan fitur antrean online melalui aplikasi Mobile JKN untuk pendaftaran layanan kesehatan. Ia merasa terbantu dengan adanya fitur ini karena berbagai urusan administrasi dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor.
“Kalau sudah punya JKN rasanya (saya) lebih tenang. Saya berharap selalu sehat sehingga iuran yang saya bayarkan bisa membantu orang lain yang membutuhkan. Saya juga membantu membayarkan iuran saudara saya setiap bulan. Menurut saya, BPJS Kesehatan sudah memberikan pelayanan yang bagus dan mudah. Kalau mengikuti prosedur yang ada, semuanya gampang,” tuturnya.