Advertorial

Teken MoU dengan Kemendikdasmen, Alfamart Perkuat Mutu Guru di 229 SMK Mitra Alfamart Class dan Alfamidi Class

Kompas.com - 23/05/2026, 08:00 WIB

KOMPAS.com – Alfamart dan Alfamidi resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penandatanganan MoU di Kantor Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata (Bispar), Depok, Jawa Barat, Kamis (21/5/2026).

Penandatanganan tersebut melibatkan tiga pihak sekaligus, yakni Human Capital Director Alfamart dan Alfamidi Tri Wasono Sunu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Vokasi Tatang Muttaqin PhD serta Kepala BBPPMPV Bispar Dr Nana Halim.

Berfokus pada penguatan skema link and match antara dunia pendidikan vokasi dan industri ritel modern, kerja sama itu mencakup penguatan kompetensi guru kelas industri Alfamart Class dan Alfamidi Class yang kini bermitra dengan 229 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di 23 provinsi.

Sejak diluncurkan di SMK PGRI 3 Malang pada 2009, program kelas Industri juga telah meluluskan ribuan siswa menjadi karyawan Alfamart dan Alfamidi tanpa melalui seleksi tambahan.

Dengan 1.373 Guru Produktif mengajar di sekolah mitra, Human Capital Director Alfamart dan Alfamidi, Tri Wasono Sunu berharap, komitmen kerja sama antara Alfamart dan BBPPMPV dapat memperkuat peran para pengajar di program Alfamart-Alfamidi Class.

“Pelatihan manajemen ritel akan diberikan langsung oleh para profesional Alfamart-Alfamidi, dan nantinya mereka mendapat sertifikasi yang dikeluarkan resmi oleh Alfamart-Alfamidi dan BBPPMPV Bispar,” jelas Sunu dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (22/5/2026).

Potret acara penandatanganan MoU Alfamart dan Kemendikdasmen.Dok. Alfamart Potret acara penandatanganan MoU Alfamart dan Kemendikdasmen.

Adapun kerja sama tersebut terdiri dari beberapa agenda strategis. Agenda itu di antaranya, seperti sinkronisasi kurikulum Alfamart Alfamidi Class, penguatan kompetensi guru lewat skema Training for Trainer (TFT), pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta uji kompetensi sebagai tolok ukur kesiapan pengajar dan lulusan.

Pelatihan guru pun tidak hanya dipandang sebagai formalitas di atas kertas. Melalui kemitraan strategis dengan BBPPMPV Bispar, program dirancang secara komprehensif melalui metode Blended Learning dan Action Learning.

Dengan begitu, materi yang diajarkan selaras dengan kebutuhan industri ritel modern sehingga para guru dapat merasakan langsung proses bisnis di gerai Alfamart dan Alfamidi.

Respons positif terhadap kemitraan tersebut juga ditunjukkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin PhD.

Menurut Tatang, guru memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pola pikir serta pembentukan kompetensi peserta didik di program vokasi, khususnya Alfamart Class.

“Fleksibilitas dan keragaman materi yang didapatkan di pelatihan ini betul-betul bisa sesuai. Untuk itu, saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan penuh komitmen, dan kerja keras yang tinggi,” tutur Tatang.

Lebih lanjut, Tatang juga menyampaikan bahwa peran guru dapat dioptimalkan dengan menjadikan mereka sebagai pionir yang memiliki kedekatan serta kemampuan untuk membentuk perubahan kebiasaan peserta didik.

“Sederhananya, kebiasaan peserta didik saat ini tentu akan berbeda ketika mereka nantinya memasuki dunia industri. Karena itu, peran para pengajar menjadi sangat penting dalam membangun mentalitas serta kompetensi anak didik,” terangnya.

4 fase pelatihan guru Alfamart Class

Kepala BBPPMPV Bispar Dr Nana Halim menegaskan bahwa kemitraan didasari oleh kesamaan visi antara kedua lembaga, yakni meningkatkan kompetensi pengajar dan lulusan SMK mitra Alfamart Class.

“Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan keselarasan kompetensi atau link and match antara pendidikan SMK dengan kebutuhan industri khususnya ritel modern. Secara keseluruhan materi ini dilaksanakan sebanyak 150 jam pelajaran yang difasilitasi oleh praktisi dari manajemen Alfamart,” Jelas Dr Nana.

Skema terintegrasi yang diterapkan pada pelatihan guru dalam program Alfamart Class mencakup empat tahapan. Pertama, pembelajaran daring selama dua hari. Kedua, simulasi kelas secara luring selama tiga hari di learning center Alfamart-Alfamidi.

Ketiga, magang industri langsung di gerai selama 10 hari. Terakhir, asesmen dan sertifikasi resmi yang berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau