Advertorial

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Kenalkan Seni Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Kompas.com - 23/05/2026, 16:48 WIB

KOMPAS.com – Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari menjadi bagian dari rangkaian city tour dalam Ladies Program Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Ke-21 di Kota Denpasar, Bali, Jumat (22/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, belasan istri kepala daerah anggota APEKSI Komisariat Wilayah (Komwil) IV dikenalkan dengan seni dan tradisi budaya Bali melalui pelatihan Tari Pendet dan pembuatan Gebogan, sarana upacara khas Bali.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar Ny Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu fokus dalam Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI pada tahun ini.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, kegiatan itu juga diharapkan dapat memperluas pengenalan seni dan budaya Bali kepada masyarakat.

“Kami ingin mengenalkan lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat kegiatan ini, kami berharap, ibu-ibu kepala daerah dapat memahami seluk-beluk kesenian Bali sebagai warisan leluhur,” ujar Sagung Antari lewat siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pasar Kumbasari untuk melihat berbagai produk unggulan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan Dekranasda dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar.

Sagung Antari kembali mengatakan, Pasar Kumbasari dipilih sebagai lokasi city tour karena menjadi pusat berbagai produk kerajinan khas Denpasar yang memiliki potensi pasar luas.

“Ada berbagai produk kerajinan khas Kota Denpasar, seperti kain endek, sandal, dan produk lainnya,” katanya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar I Wayan Hendaryana mengatakan, Ladies Program menjadi agenda rutin dalam setiap pelaksanaan Rakerkomwil IV APEKSI.

Kegiatan tersebut, lanjutnya, tidak hanya mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai program pendukung pembangunan daerah.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri kepala daerah. Semangat sinergi dan kolaborasi antarkota ini yang terus kami dorong,” ujar Hendaryana.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau