KOMPAS.com – Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Ke-21 sukses digelar di Wantilan Convention Center, Hotel Prama Sanur Beach, Denpasar, Bali, Jumat (22/5/2026).
Gelaran tersebut menggaungkan semangat kolaborasi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan dinamika global.
Selain menjadi forum strategis kepala daerah, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan seminar pariwisata sebagai upaya memperkuat sektor unggulan daerah.
Forum itu menjadi ruang bertukar gagasan, memperkuat sinergi, dan merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI yang juga Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat selaku Ketua Komwil IV APEKSI, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, jajaran pengurus Komwil IV APEKSI, para wali kota dan wakil wali kota, sekretaris daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta akademisi Universitas Udayana.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya APEKSI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Denpasar sebagai tuan rumah pelaksanaan Raker Komwil IV APEKSI Ke-21.
“Atas nama pemerintah dan seluruh warga Kota Denpasar, saya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakerwil di Kota Denpasar, kota budaya yang kami cintai,” ujar Jaya Negara dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).
Raker Komwil IV APEKSI, imbuhnya, menjadi momentum penting bagi kota-kota di wilayah IV untuk memperkuat sinergi dan merumuskan langkah strategis bersama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara” relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan dalam menghadapi kompleksitas persoalan perkotaan.
“Tidak ada satu kota pun yang mampu berkembang optimal secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi, berbagi sumber daya, dan saling menguatkan antarkota agar tujuan bersama dapat kita raih,” ujar Jaya Negara.
Bahas isu strategis daerah
Dalam sidang pleno, sejumlah isu strategis menjadi perhatian bersama. Jaya Negara, berharap forum tersebut mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tajam dan menjadi suara bersama Komwil IV dalam forum nasional APEKSI mendatang.
Jaya Negara juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan Denpasar City Expo yang digelar bersamaan selama tiga hari sebagai ajang promosi produk unggulan dan potensi daerah masing-masing.
“Kota Denpasar dengan moto ‘Sewaka Dharma’ atau ‘Melayani Adalah Kewajiban’ berkomitmen menjadi tuan rumah yang sebaik-baiknya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, nyaman, dan produktif,” ujarnya.
Wahyu Hidayat turut menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar atas sambutan dan fasilitasi selama kegiatan berlangsung. Raker Komwil IV menjadi momentum memperkuat sinergi, konsultasi, dan koordinasi antar-pemerintah kota.
“Banyak isu strategis yang perlu didiskusikan bersama, mulai dari layanan publik, fiskal daerah, infrastruktur, lingkungan hidup hingga dampak ketidakpastian global. Forum ini menjadi ruang bertukar praktik baik dan mencari solusi bersama,” katanya.
Wahyu melanjutkan, hasil pembahasan Raker Komwil IV akan dibawa dalam Musyawarah Nasional APEKSI di Kota Medan, Sumatera Utara, sebagai rekomendasi bersama pemerintah kota se-Indonesia.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI Ika Puspitasari mengatakan, kolaborasi menjadi sebuah keniscayaan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah saat ini.
“Komwil merupakan ujung tombak APEKSI dalam menyuarakan berbagai persoalan daerah serta merumuskan solusi yang dapat menjadi pembelajaran bagi kota lain,” ujar Puspitasari.
Dorong promosi potensi daerah
Puspitasari mencontohkan semangat solidaritas antardaerah yang ditunjukkan anggota APEKSI saat membantu daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera.
Selain itu, APEKSI juga mendorong promosi potensi unggulan daerah secara konsisten melalui penyusunan buku potensi dari 98 kota anggota serta pengembangan city branding yang direncanakan diluncurkan pada Oktober mendatang.
“Ada banyak isu yang membutuhkan kolaborasi, mulai dari konservasi energi, kesehatan masyarakat, ketahanan iklim, hingga ketahanan lansia. Oleh karena itu, mari saling berbagi dan bahu-membahu menghadapi tantangan demi kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing,” katanya.
Rangkaian Raker Komwil IV APEKSI Ke-21 juga diisi seminar pariwisata yang menghadirkan narasumber Prof Ir Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha dari Universitas Udayana. Seminar tersebut membahas penguatan sektor pariwisata daerah di tengah perubahan tren global dan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Di akhir kegiatan juga dilaksanakan rapat pleno yang dipimpin Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Wali Kota Denpasar. Rapat ini menetapkan sejumlah rekomendasi untuk dibawa pada Rakernas APEKSI mendatang.