KOMPAS.com - Produsen mobil listrik asal China, XPENG, resmi menyerahkan 100 unit SUV listrik G6 kepada konsumen di Indonesia. Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa pasar kendaraan listrik (EV) premium di Tanah Air mulai mendapat perhatian lebih dari konsumen.
Seremoni penyerahan unit dilakukan oleh Erajaya Active Lifestyle selaku agen pemegang merek XPENG di Indonesia, di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, mengatakan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik pintar dengan teknologi premium.
“Bagi kami, pencapaian ini bukan semata mengenai jumlah unit yang diserahkan, melainkan refleksi dari kepercayaan pelanggan terhadap XPENG sebagai bagian dari gaya hidup dan mobilitas masa depan mereka,” ujar Djohan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (24/5/2026).
Menurut dia, XPENG ingin menghadirkan pengalaman premium secara menyeluruh, mulai dari inovasi teknologi kendaraan, layanan purnajual, hingga aktivitas komunitas pelanggan.
Pada kesempatan tersebut, XPENG Indonesia juga mengajak para pemilik G6 dan X9 mengikuti program “XJourney – Fun Trip to Bogor”.
Kegiatan tersebut merupakan perjalanan eksklusif dari Jakarta menuju Marketing Gallery Summarecon Bogor untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih immersive terkait kenyamanan dan teknologi XPENG.
XPENG G6 masuk pasar Indonesia. Selain touring, pelanggan juga mendapatkan voucer menginap di The Botanica Sanctuary sebagai bagian dari program premium ownership experience.
Tak hanya fokus pada penjualan kendaraan listrik, XPENG Indonesia turut menggandeng Yayasan Benih Baik Indonesia untuk melakukan penanaman 250 bibit mangrove di kawasan Ketapang, Mauk, Tangerang.
Program tersebut diklaim mampu membantu penyerapan sekitar 5–6,25 ton karbon dioksida (CO2) per tahun sekaligus mendukung pelestarian ekosistem pesisir.
Ke depannya, XPENG Indonesia berkomitmen menghadirkan inovasi, layanan, dan pengalaman premium yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat modern Indonesia yang semakin dinamis, terkoneksi, dan berorientasi pada masa depan.