Advertorial

PT RIM Tambah Puluhan Alat Berat dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Kompas.com - 26/05/2026, 13:14 WIB

KOMPAS.com – PT Ratu Intan Mining (RIM) terus memperkuat eksistensi di dunia usaha dengan menambah puluhan unit alat berat serta mempertahankan komitmen memberdayakan tenaga kerja lokal di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Sebanyak 26 unit alat berat didatangkan dari Jakarta melalui kerja sama dengan sejumlah distributor resmi. Rinciannya adalah 15 unit ekskavator 20 ton CAT 320GX yang didatangkan dari PT Trakindo Utama.

Kemudian, 5 unit buldoser SEM 818F, 5 unit soil compactor SEM 512, serta 1 unit motor grader SEM 915F dari PT Tri Swardana Utama.

Armada alat berat tambahan tersebut akan dioperasikan untuk mendukung aktivitas kerja di lokasi PT CMI Site Air Upas dan Site Sandai.

Manajemen perusahaan menyebut, pengadaan unit dilakukan untuk meningkatkan produktivitas serta menjaga kualitas pekerjaan di lapangan.

Spesifikasi unggulan

Sejumlah unit yang didatangkan tersebut memiliki spesifikasi unggulan di kelasnya. CAT 320 GX, misalnya, dikenal sebagai alat berat premium nomor satu di dunia dengan teknologi unggulan, performa andal, serta durabilitas tinggi untuk berbagai kondisi kerja.

Alat berat itu juga dikenal sangat hemat bahan bakar dan sangat efisien untuk operasional.

Sementara, Bulldozer SEM818F A Blade hadir dengan tenaga 188 horse power (HP) yang diklaim terbesar di kelasnya. Alat berat ini menggunakan mesin Weichai dan Caterpillar Cooling System sehingga sistem pendinginan lebih optimal.

Unit tersebut juga dilengkapi Hydrostatic Drive yang membuat pengoperasian lebih lincah serta memudahkan perawatan karena tidak menggunakan transmisi.

Selain itu, soil compactor SEM512 menggunakan POD Eccentric CAT Design yang membuat tekanan pemadatan lebih maksimal. Unit tersebut juga diperkuat mesin Weichai 130 HP dan dual motor traction sehingga tetap optimal pada kondisi elevasi tinggi.

Adapun motor grader SEM915 dibekali tenaga 150 HP dengan teknologi Hydraulic Demand Fan yang diklaim lebih hemat konsumsi bahan bakar. Unit ini juga dilengkapi CAT Legacy Component PPPC Valve sehingga pengoperasian terasa lebih ringan dan nyaman bagi operator.

Serap 80 persen tenaga kerja lokal

Selain mendatangkan alat berat, PT RIM juga menegaskan akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.

Saat ini, total karyawan perusahaan mencapai sekitar 800 orang dengan sekitar 80 persen di antaranya merupakan warga lokal Kabupaten Ketapang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar perusahaan untuk terus tumbuh dan eksis di sektor usaha jasa alat berat dan pertambangan. Upaya ini pun memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Dengan penambahan armada alat berat dan komitmen terhadap tenaga kerja lokal, PT RIM berupaya menjaga kesinambungan operasional perusahaan serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah Kabupaten Ketapang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau