KOMPAS.com – PT Ratu Intan Mining (RIM) terus memperkuat eksistensi di dunia usaha dengan menambah puluhan unit alat berat serta mempertahankan komitmen memberdayakan tenaga kerja lokal di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Sebanyak 26 unit alat berat didatangkan dari Jakarta melalui kerja sama dengan sejumlah distributor resmi. Rinciannya adalah 15 unit ekskavator 20 ton CAT 320GX yang didatangkan dari PT Trakindo Utama.
Kemudian, 5 unit buldoser SEM 818F, 5 unit soil compactor SEM 512, serta 1 unit motor grader SEM 915F dari PT Tri Swardana Utama.
Armada alat berat tambahan tersebut akan dioperasikan untuk mendukung aktivitas kerja di lokasi PT CMI Site Air Upas dan Site Sandai.
Manajemen perusahaan menyebut, pengadaan unit dilakukan untuk meningkatkan produktivitas serta menjaga kualitas pekerjaan di lapangan.
Spesifikasi unggulan
Sejumlah unit yang didatangkan tersebut memiliki spesifikasi unggulan di kelasnya. CAT 320 GX, misalnya, dikenal sebagai alat berat premium nomor satu di dunia dengan teknologi unggulan, performa andal, serta durabilitas tinggi untuk berbagai kondisi kerja.
Alat berat itu juga dikenal sangat hemat bahan bakar dan sangat efisien untuk operasional.
Sementara, Bulldozer SEM818F A Blade hadir dengan tenaga 188 horse power (HP) yang diklaim terbesar di kelasnya. Alat berat ini menggunakan mesin Weichai dan Caterpillar Cooling System sehingga sistem pendinginan lebih optimal.
Unit tersebut juga dilengkapi Hydrostatic Drive yang membuat pengoperasian lebih lincah serta memudahkan perawatan karena tidak menggunakan transmisi.
Selain itu, soil compactor SEM512 menggunakan POD Eccentric CAT Design yang membuat tekanan pemadatan lebih maksimal. Unit tersebut juga diperkuat mesin Weichai 130 HP dan dual motor traction sehingga tetap optimal pada kondisi elevasi tinggi.
Adapun motor grader SEM915 dibekali tenaga 150 HP dengan teknologi Hydraulic Demand Fan yang diklaim lebih hemat konsumsi bahan bakar. Unit ini juga dilengkapi CAT Legacy Component PPPC Valve sehingga pengoperasian terasa lebih ringan dan nyaman bagi operator.
Serap 80 persen tenaga kerja lokal
Selain mendatangkan alat berat, PT RIM juga menegaskan akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
Saat ini, total karyawan perusahaan mencapai sekitar 800 orang dengan sekitar 80 persen di antaranya merupakan warga lokal Kabupaten Ketapang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar perusahaan untuk terus tumbuh dan eksis di sektor usaha jasa alat berat dan pertambangan. Upaya ini pun memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
Dengan penambahan armada alat berat dan komitmen terhadap tenaga kerja lokal, PT RIM berupaya menjaga kesinambungan operasional perusahaan serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah Kabupaten Ketapang.