KOMPAS.com – PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia melibatkan lebih dari 200 relawan dalam pelaksanaan Impact Week perdana pada Senin (27/04/2026) hingga Jumat (8/5/2026). Inisiatif global perdana dari perusahaan ini diikuti oleh karyawan dan tenaga penjualan dari Manulife Indonesia serta Manulife Syariah Indonesia.
Dalam program tersebut, Manulife Indonesia menggelar berbagai kegiatan sosial yang berfokus pada kesehatan, lingkungan, dan penguatan koneksi sosial masyarakat. Sejumlah kegiatan difokuskan pada isu kesehatan, lingkungan, dan penguatan koneksi sosial di masyarakat.
Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia Lauren Sulistiawati mengatakan, konsep longevity tidak hanya berkaitan dengan usia panjang, tetapi juga kualitas hidup yang lebih sehat dan bermakna.
“Longevity bukan hanya tentang hidup lebih lama, melainkan tentang bagaimana kita dapat hidup dengan lebih sehat, terhubung, dan bermakna,” kata Lauren dalam rilis pers yang diterima Kompas.com pada Kamis (21/5/2026).
Melalui Impact Week, Manulife Indonesia ingin mengajak para relawan terlibat langsung dalam membangun kesejahteraan komunitas, memperkuat koneksi sosial, dan mendukung ketahanan masyarakat.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Manulife Indonesia memperluas keterlibatan sosial melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Fokus ada penyediaan fasilitas air bersih
Salah satu agenda utama dalam Impact Week di Indonesia adalah penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat. Program itu diwujudkan melalui peresmian fasilitas air bersih dan sanitasi di Kampung Ciangger, Desa Ciangger, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/5/2026).
Selain peresmian fasilitas, relawan Manulife Indonesia juga menggelar kegiatan pembersihan desa bersama masyarakat setempat.
Lauren menyatakan, akses terhadap air bersih dan sanitasi merupakan fondasi penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui pembangunan fasilitas tersebut, Manulife Indonesia berharap masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan terlindungi dari risiko penyakit berbasis lingkungan.
Kegiatan Impact Week juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan seminar bagi sekitar 100 warga yang bekerja sama dengan Rumah Sakit BSH.
Edukasi kesehatan difokuskan pada penerapan pola hidup bersih dan sehat, pendekatan preventif, serta manfaat pemeriksaan kesehatan berkala untuk menjaga kualitas hidup.
Manulife Syariah Indonesia juga menggelar literasi keuangan bagi warga guna meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Tim relawan dari Manulife Indonesia yang sedang melaksanakan kegiatan di Kampung Ciangger sebagai bagian dari program Impact Week Jangkau wilayah dengan infrastruktur terbatas
Program pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi di Kampung Ciangger merupakan kelanjutan kolaborasi Manulife Indonesia bersama Dompet Dhuafa yang telah dimulai sejak 2022. Kerja sama keduanya bertujuan untuk memperluas akses air bersih dan sanitasi di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur dasar.
Hingga kini, Manulife Indonesia telah membantu penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi di enam desa dengan total penerima manfaat sekitar 10.000 orang. Sekitar 4.500 orang di antaranya merupakan warga Kampung Ciangger dan wilayah sekitarnya.
Melalui program tersebut, Manulife Indonesia berharap, akses terhadap air bersih, layanan kesehatan, dan edukasi masyarakat dapat terus menjangkau wilayah dengan keterbatasan infrastruktur dasar.
Secara global, Impact Week juga menjadi bagian dari tradisi panjang keterlibatan Manulife dalam mendukung komunitas sejak 1888. Perusahaan menilai, kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga hubungan sosial dan makna hidup yang tumbuh melalui kepedulian terhadap sesama.
Informasi lebih lengkap mengenai riset dan pandangan Manulife terkait longevity dapat diakses di Manulife.com/longevity.
Sebagai penyedia layanan asuransi, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).