Advertorial

AeHIN Apresiasi Transformasi Digital BPJS Kesehatan

Kompas.com - 27/05/2026, 15:22 WIB

KOMPAS.com – Transformasi digital dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendapat perhatian dari delegasi Asia eHealth Information Network (AeHIN).

Kunjungan delegasi AeHIN ke kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa (26/5/2026), menjadi bagian dari upaya forum internasional tersebut dalam mendorong pengembangan sistem kesehatan digital di kawasan Asia Pasifik, sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antarnegara.

Direktur Informasi dan Teknologi BPJS Kesehatan Setiaji mengatakan, kunjungan tersebut memberikan gambaran terkait implementasi sistem JKN di Indonesia, termasuk berbagai inovasi digital yang dikembangkan untuk meningkatkan akses, mutu, dan efisiensi layanan kesehatan.

Ia menjelaskan, jumlah peserta JKN saat ini telah mencapai lebih dari 285 juta jiwa atau mencakup lebih dari 98 persen penduduk Indonesia.

Dalam mendukung layanan tersebut, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan 23.625 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.207 rumah sakit dan klinik utama di seluruh Indonesia.

Setiaji menambahkan, delegasi AeHIN juga berkesempatan memantau dasbor digital BPJS Kesehatan di Performance Management Center.

“Melalui dasbor digital, BPJS Kesehatan dapat memantau transaksi pelayanan Program JKN secara real-time untuk memastikan layanan berjalan optimal, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Setiaji dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (27/5/2026).

Selain untuk pemantauan layanan, dasbor tersebut juga dimanfaatkan dalam analisis data guna mendeteksi potensi kecurangan pada proses klaim layanan kesehatan.

Pemanfaatan teknologi digital, lanjut Setiaji, turut memperkuat tata kelola Program JKN agar berjalan lebih transparan, efektif, dan berkelanjutan.

“Melalui integrasi data, BPJS Kesehatan dapat melakukan pemantauan layanan, deteksi potensi fraud, hingga analisis pola penyakit secara lebih cepat dan akurat,” kata Setiaji.

Ia menambahkan, data tersebut juga menjadi dasar dalam memperkuat upaya promotif dan preventif agar masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat, sekaligus menjaga keberlanjutan pembiayaan Program JKN.

Menurut Setiaji, forum internasional seperti AeHIN menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sistem kesehatan digital yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Melalui kunjungan ini, BPJS Kesehatan tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan kerja sama antarnegara dalam pengembangan sistem kesehatan digital,” ujarnya.

Setiaji menegaskan, BPJS Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan terus memperkuat transformasi digital sektor kesehatan melalui pengembangan sistem terintegrasi berbasis data.

Upaya tersebut mencakup penguatan interoperabilitas layanan kesehatan hingga pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) untuk menghadirkan layanan yang lebih aksesibel, efektif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Asia eHealth Information Network Alvin Marcelo mengapresiasi perkembangan transformasi digital BPJS Kesehatan dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN.

Ia mengatakan, AeHIN telah menjalin hubungan dengan BPJS Kesehatan melalui kunjungan pada 2014, 2023, dan 2026, serta melihat perkembangan signifikan pada sistem teknologi informasi yang dimiliki.

“Kami sangat terkesan dengan perkembangan teknologi informasi di BPJS Kesehatan. Pengelolaan dasbor dapat berjalan efektif dengan dukungan sumber daya yang kompeten dan berdedikasi,” ujar Alvin.

Alvin juga menyoroti bahwa negara-negara di Asia menghadapi tantangan serupa terkait penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes.

Menurut dia, forum seperti AeHIN menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi antarnegara dalam upaya pencegahan penyakit serta menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau