Advertorial

PNM Salurkan Hewan Kurban untuk Warga di Sekitar Wilayah Layanan

Kompas.com - 28/05/2026, 15:00 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan hewan kurban kepada warga di sekitar wilayah layanan perusahaan melalui kegiatan PNM Bersyukur dan Berkurban.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari momentum Hari Raya Idul Adha yang dimaknai sebagai ruang untuk kembali menumbuhkan syukur, keikhlasan, dan kepedulian kepada sesama.

Melalui ibadah kurban, semangat berbagi tidak hanya hadir sebagai bentuk ketaatan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap keberkahan yang diterima dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Tahun ini, sebanyak 18 cabang PNM secara serentak melakukan penyerahan dan pemotongan sapi kurban. Daging kurban ini kemudian disalurkan kepada warga desa di sekitar wilayah layanan PNM.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PNM untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat. Tidak hanya melalui pembiayaan dan pendampingan usaha, kedekatan ini juga diwujudkan melalui kepedulian sosial yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Di kantor pusat, PNM juga melaksanakan pemotongan dua ekor sapi kurban yang disalurkan kepada 500 penerima manfaat di sekitar Menara PNM, Jakarta.

Para penerima manfaat terdiri dari masyarakat sekitar, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta warga yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan Menara PNM.

Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bentuk rasa syukur perusahaan atas perjalanan dan kepercayaan yang terus tumbuh bersama masyarakat.

Sejalan dengan semangat HUT ke-27 PNM

Kegiatan PNM Bersyukur dan Berkurban juga menjadi bagian dari semangat hari ulang tahun (HUT) ke-27 PNM yang mengusung tema “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan.”

Melalui tema tersebut, PNM ingin menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya terwujud melalui pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui kepedulian yang menyentuh kehidupan sosial masyarakat.

Melalui kegiatan itu, PNM menghadirkan semangat Idul Adha sebagai ruang untuk saling berbagi, saling menjaga, dan mempererat hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

Bagi PNM, keberadaan perusahaan tidak hanya dimaknai dari layanan kepada nasabah, tetapi juga dari bagaimana manfaat dapat hadir lebih dekat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja.

Pedagang ketoprak yang sehari-hari berjualan di depan Menara PNM, Sule, menjadi salah satu penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan terima kasih atas daging kurban yang diterima. Sule mengatakan, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian yang berarti, terutama pada momentum Idul Adha.

“Terima kasih kepada PNM atas daging kurban yang diberikan. Semoga kebaikan ini membawa berkah untuk PNM dan semua yang terlibat,” ujar Sule dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (28/5/2026).

PNM membagikan bantuan sapi kurban untuk masyarakat di sekitar layanan perusahaan sebagai bagian dari upaya memaknai Hari Raya Idul Adha. dok. PNM PNM membagikan bantuan sapi kurban untuk masyarakat di sekitar layanan perusahaan sebagai bagian dari upaya memaknai Hari Raya Idul Adha.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Desa Petungsinarang di wilayah PNM Cabang Wonogiri, Jawa Tengah, Suryadi.

Ia mengatakan, bantuan sapi kurban yang diterima warga tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan pada momentum Idul Adha, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Suryadi melanjutkan, warga Dusun Weruteklok, Desa Petungsinarang, mengucapkan terima kasih atas bantuan sapi kurban Idul Adha yang diberikan PNM.

“Semoga menjadi amal ibadah yang penuh berkah, membawa manfaat bagi sesama, serta dibalas dengan limpahan rezeki, kesehatan, dan keberkahan oleh Allah SWT,” katanya.

PNM berkomitmen untuk terus menjalankan peran pembiayaan dan pemberdayaan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada nilai sosial dan kemanusiaan.

Melalui momentum Idul Adha, PNM berharap, semangat berbagi dapat terus tumbuh menjadi budaya kepedulian yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau