KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan hewan kurban kepada warga di sekitar wilayah layanan perusahaan melalui kegiatan PNM Bersyukur dan Berkurban.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari momentum Hari Raya Idul Adha yang dimaknai sebagai ruang untuk kembali menumbuhkan syukur, keikhlasan, dan kepedulian kepada sesama.
Melalui ibadah kurban, semangat berbagi tidak hanya hadir sebagai bentuk ketaatan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap keberkahan yang diterima dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Tahun ini, sebanyak 18 cabang PNM secara serentak melakukan penyerahan dan pemotongan sapi kurban. Daging kurban ini kemudian disalurkan kepada warga desa di sekitar wilayah layanan PNM.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PNM untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat. Tidak hanya melalui pembiayaan dan pendampingan usaha, kedekatan ini juga diwujudkan melalui kepedulian sosial yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
Di kantor pusat, PNM juga melaksanakan pemotongan dua ekor sapi kurban yang disalurkan kepada 500 penerima manfaat di sekitar Menara PNM, Jakarta.
Para penerima manfaat terdiri dari masyarakat sekitar, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta warga yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan Menara PNM.
Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bentuk rasa syukur perusahaan atas perjalanan dan kepercayaan yang terus tumbuh bersama masyarakat.
Sejalan dengan semangat HUT ke-27 PNM
Kegiatan PNM Bersyukur dan Berkurban juga menjadi bagian dari semangat hari ulang tahun (HUT) ke-27 PNM yang mengusung tema “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan.”
Melalui tema tersebut, PNM ingin menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya terwujud melalui pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui kepedulian yang menyentuh kehidupan sosial masyarakat.
Melalui kegiatan itu, PNM menghadirkan semangat Idul Adha sebagai ruang untuk saling berbagi, saling menjaga, dan mempererat hubungan baik dengan lingkungan sekitar.
Bagi PNM, keberadaan perusahaan tidak hanya dimaknai dari layanan kepada nasabah, tetapi juga dari bagaimana manfaat dapat hadir lebih dekat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja.
Pedagang ketoprak yang sehari-hari berjualan di depan Menara PNM, Sule, menjadi salah satu penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih atas daging kurban yang diterima. Sule mengatakan, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian yang berarti, terutama pada momentum Idul Adha.
“Terima kasih kepada PNM atas daging kurban yang diberikan. Semoga kebaikan ini membawa berkah untuk PNM dan semua yang terlibat,” ujar Sule dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (28/5/2026).
PNM membagikan bantuan sapi kurban untuk masyarakat di sekitar layanan perusahaan sebagai bagian dari upaya memaknai Hari Raya Idul Adha. Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Desa Petungsinarang di wilayah PNM Cabang Wonogiri, Jawa Tengah, Suryadi.
Ia mengatakan, bantuan sapi kurban yang diterima warga tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan pada momentum Idul Adha, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Suryadi melanjutkan, warga Dusun Weruteklok, Desa Petungsinarang, mengucapkan terima kasih atas bantuan sapi kurban Idul Adha yang diberikan PNM.
“Semoga menjadi amal ibadah yang penuh berkah, membawa manfaat bagi sesama, serta dibalas dengan limpahan rezeki, kesehatan, dan keberkahan oleh Allah SWT,” katanya.
PNM berkomitmen untuk terus menjalankan peran pembiayaan dan pemberdayaan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada nilai sosial dan kemanusiaan.
Melalui momentum Idul Adha, PNM berharap, semangat berbagi dapat terus tumbuh menjadi budaya kepedulian yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.