Advertorial

VokHumFest 2026, Vokasi UI Dampingi 18 UMKM Kembangkan Promosi lewat Kehumasan Digital

Kompas.com - 28/05/2026, 15:04 WIB

KOMPAS.com — Program Studi Hubungan Masyarakat Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia menghadirkan Vokasi Humas Festival (VokHumFest) 2026 sebagai bentuk pengabdian masyarakat bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Mengusung tema Elevate to Earn”, kegiatan itu berlangsung sejak Februari 2026. Adapun acara puncak digelar di kampus Vokasi UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/5/2026).

Rangkaian kegiatan VokHumFest 2026 terdiri dari pendampingan terhadap 18 UMKM dalam pengembangan program Digital Public Relations, lokakarya, seminar edukasi pengembangan bisnis berkelanjutan, serta bazar kreatif.

Acara puncak VokHumFest 2026 dibuka oleh Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Vokasi UI Dr Badrul Munir, ST, MEngSc, serta Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat Vokasi UI Mareta Maulidiyanti, SSos, MM.

Mareta menjelaskan, seluruh rangkaian VokHumFest 2026 merupakan hasil integrasi mata kuliah dan pengabdian masyarakat.

Lewat kegiatan tersebut, mahasiswa ditantang untuk melakukan pendampingan promosi kepada UMKM dengan pendekatan kehumasan digital.

“Ini merupakan service learning model, yakni pembelajaran di kelas memberi dampak dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (25/5/2026).

Selama program berjalan, lanjutnya, mahasiswa memproduksi berbagai materi kehumasan digital untuk membantu meningkatkan persepsi positif masyarakat terhadap merek 18 UMKM mitra.

Materi tersebut mencakup konten media sosial, website, video profil, katalog, brosur, serta artikel berita.

“Mahasiswa memproduksi berbagai materi kehumasan digital, seperti konten media sosial, website, video profil, katalog, brosur, serta artikel berita untuk meningkatkan persepsi positif masyarakat terhadap merek 18 UMKM yang menjadi mitra,” kata Mareta.

Sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, VokHumFest 2026 merupakan wujud komitmen Universitas Indonesia dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi UI untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Acara puncak VokHumFest 2026 menghadirkan gelar wicara, lokakarya, dan bazar gratis bagi 18 pelaku UMKM yang telah mendapatkan pendampingan selama empat bulan dari mahasiswa.

Pendampingan tersebut dilakukan melalui pengembangan promosi bisnis di berbagai kanal, baik media sosial maupun media konvensional, dengan pendekatan kehumasan digital.

Beri dampak nyata bagi UMKM

Chandra mengatakan, kolaborasi antara mahasiswa dan UMKM dalam program itu telah memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha.

“Pada stan hari ini, saya melihat hasil karya mahasiswa untuk membantu promosi UMKM. Saya juga telah melihat sendiri dampak yang dirasakan oleh UMKM yang berkolaborasi dengan adik-adik mahasiswa, pendapatan mereka meningkat. Itu suatu hal yang menurut saya sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia berharap, Vokasi UI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dapat terus berkolaborasi untuk menghasilkan program yang lebih komprehensif dalam mendukung UMKM naik kelas.

“Ke depan, Vokasi UI dan Kota Depok harus berkolaborasi untuk menghasilkan program komprehensif untuk mendukung UMKM naik kelas. Harapannya, sinergi Kota Depok dan Vokasi UI terus berkembang sehingga program UMKM Naik Kelas semakin komprehensif,” katanya.

Sebagai puncak kegiatan, VokHumFest 2026 menggelar gelar wicara bertajuk “Ignite Insight: From Zero to Market Hero”.

Acara tersebut menghadirkan Marketing Manager Customer Healthcare and Wellness PT Combiphar Debi Widianti serta Founder Bilik Ayu Eva Margawaty sebagai narasumber.

Keduanya membahas cara membangun branding dan marketing bisnis agar dapat bertahan serta berkembang di tengah persaingan usaha.

Salah satu pelaku UMKM binaan mahasiswa Humas Vokasi UI, Evanti Tungga Dewi, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan VokHumFest 2026.

Pemilik UMKM Es Buah QRing itu mengatakan, program tersebut membantu pelaku UMKM berkembang di era digital. Selain mendapatkan pendampingan, pelaku usaha juga diberikan ruang untuk berjualan langsung dan memperkenalkan produk kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, setelah ikut program ini, followers (di media sosial) bertambah, engagement naik, algoritma juga ikut meningkat, dan pastinya omzet juga meningkat,” ujar Evanti.

Ia berharap, VokHumFest dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak UMKM lokal.

“Semoga program VokHumFest terus ada dan semakin banyak UMKM lokal yang bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau