Advertorial

Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Kompas.com - 07/06/2026, 19:56 WIB

KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meluncurkan AIcosystem, ekosistem kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk berbagai sektor, mulai dari pemerintahan hingga industri.

AIcosystem diluncurkan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini bersama Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Dian mengatakan, AIcosystem merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menjadikan AI sebagai fondasi transformasi digital yang memberikan manfaat nyata bagi Indonesia. Pasalnya, AI bukan lagi sekadar perkembangan teknologi, melainkan fondasi baru yang perlu dibangun secara kolaboratif agar mampu memberikan dampak secara lebih luas.

"AI bukan hanya perkembangan teknologi masa kini, melainkan fondasi baru transformasi digital yang perlu dibangun secara kolaboratif dan berkelanjutan. Dengan AIcosystem, kami menyatukan seluruh kekuatan AI TelkomGroup agar Indonesia memiliki ekosistem AI yang solid, terintegrasi, serta mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan daya saing bangsa," ujarnya dalam siaran pers yang diterima oleh Kompas.com pada Jumat (5/6/2026).

AIcosystem adalah sebuah ekosistem AI terpadu yang menyatukan kapabilitas AI di lingkungan. TelkomGroup untuk mendukung pemanfaatan AI di berbagai sektor serta menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan industri dan masyarakat.Dok. Telkom AIcosystem adalah sebuah ekosistem AI terpadu yang menyatukan kapabilitas AI di lingkungan. TelkomGroup untuk mendukung pemanfaatan AI di berbagai sektor serta menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan industri dan masyarakat.

Hubungkan pengembangan AI TelkomGroup

AIcosystem dirancang untuk menghubungkan berbagai pengembangan AI yang selama ini dilakukan oleh sejumlah entitas TelkomGroup agar dapat bergerak lebih terintegrasi.

Melalui pendekatan tersebut, Telkom berharap, inovasi AI yang dikembangkan dapat lebih mudah diimplementasikan dan diperluas sesuai kebutuhan korporasi, pemerintah, ataupun masyarakat.

Ekosistem ini menghimpun berbagai portofolio AI TelkomGroup, mulai dari Telkom AI Center of Excellence (AI CoE), Telkomsel AI, Neutra Compute dari NeutraDC, AI Infomedia, AI Digiserve, hingga Telkom University.

Salah satu komponen utama dalam AIcosystem adalah AI CoE yang dibangun melalui lima pilar, yakni AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub, dan AI Native. Kelima pilar tersebut difokuskan untuk memperkuat pengembangan talenta, riset, kolaborasi, hingga implementasi solusi AI di berbagai sektor.

Sesi talkshow pada acara peluncuran AIcosystem bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni (UKP Muda Seni) Raffi Ahmad (kedua dari kanan), Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (kedua dari kiri), & Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi (paling kiri), yang dihadiri oleh talenta digital muda TelkomGroup dan awak media.Dok. Telkom Sesi talkshow pada acara peluncuran AIcosystem bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni (UKP Muda Seni) Raffi Ahmad (kedua dari kanan), Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (kedua dari kiri), & Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi (paling kiri), yang dihadiri oleh talenta digital muda TelkomGroup dan awak media.

Usung pendekatan AI dari infrastruktur hingga aplikasi

Faizal menjelaskan, solusi AI TelkomGroup dikembangkan dengan tujuan untuk mendukung kebutuhan enterprise. Hal ini berbeda dengan AI yang umumnya digunakan secara individual.

Dengan mengutamakan data private, tata kelola dan keamanan, serta integrasi sistem bisnis, solusi AI TelkomGroup mampu menghasilkan insight dan keputusan yang lebih strategis berbasis real data serta menjamin proses asesmen keamanan sesuai standar perusahaan.

AIcosystem sediri dibangun menggunakan pendekatan full stack AI yang mencakup seluruh lapisan pengembangan teknologi AI, yakni AI Infrastructure, AI Models & Platforms, serta AI Solutions & Applications.

Pada sisi AI Infrastructure, Telkom menghadirkan dukungan data center, GPU, CPU, dan memory sebagai fondasi komputasi AI. Sementara pada AI Models & Platforms, Telkom mengembangkan AI platform, big data platform, data aggregator, hingga large language model (LLM) yang mencakup bahasa Indonesia.

Adapun pada AI Solutions & Applications, AI TelkomGroup telah menghadirkan berbagai aplikasi dan use case yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri dan layanan publik. Hal tersebut membuka peluang pengembangan bisnis digital Telkom seiring peningkatan kebutuhan industri terhadap solusi AI yang semakin cerdas dan berbasis data.

Pendekatan full stack, lanjut Faizal, memungkinkan Telkom tidak hanya menghadirkan aplikasi berbasis AI, tetapi juga memperkuat fondasi teknologi yang menopangnya.

"Pendekatan ini memungkinkan solusi yang lebih aman dengan security yang berlapis, scalable, dan relevan dengan kebutuhan bisnis ataupun layanan publik di Indonesia. TelkomGroup siap mendukung seluruh adopsi dan kebutuhan solusi AI ke depan,” jelas Faizal.

Sejumlah solusi AI TelkomGroup telah dimanfaatkan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pemerintahan, transportasi, hingga manufaktur. Implementasinya mencakup analisis harga, pengelolaan lalu lintas, peninjauan dokumen hukum berbasis AI, hingga perencanaan infrastruktur berbasis AI.

Kedaulatan digital Indonesia

Pengembangan Alcosystem yang didukung LLM bahasa Indonesia, penguatan keamanan data, serta pemanfaatan infrastruktur yang dibangun dan dioperasikan di dalam negeri merupakan bentuk komitmen Telkom dalam mendukung transformasi digital serta kedaulatan digital nasional.

Dengan demikian, pengembangan AI dapat memberikan manfaat yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Raffi Ahmad menyambut baik peluncuran Alcosystem oleh Telkom. Raffi menyatakan, perkembangan AI membuka peluang yang semakin luas bagi generasi muda untuk belajar dan berinovasi.

"Yang penting bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, melainkan bagaimana memanfaatkannya secara produktif, kreatif, dan bertanggung jawab," ujar Raffi.

Ia menambahkan, kehadiran AIcosystem dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sehingga generasi muda Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga ikut berperan dalam menciptakan inovasi berbasis AI.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau