Advertorial

Dorong Ekonomi Desa, Bupati Sidoarjo Serukan ASN hingga RT/RW Gabung Koperasi Merah Putih

Kompas.com - 17/06/2026, 10:58 WIB

KOMPAS.com - Bupati Sidoarjo Subandi menyerukan aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, anggota badan permusyawaratan desa (BPD), hingga ketua RT dan RW menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Seruan yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sidoarjo Nomor SE 500.3/7339/438.1.2.2/2026 tentang Partisipasi dalam Keanggotaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tersebut bertujuan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

Surat edaran itu ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari sekretaris daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa dan lurah, hingga ketua RT dan RW se-Kabupaten Sidoarjo.

Subandi mengatakan, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan dibutuhkan agar koperasi yang telah terbentuk dapat berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi warga.

"Dukungan semua pihak diperlukan agar KDKMP di Sidoarjo dapat tumbuh dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Perlu pula langkah terobosan yang inovatif dan nyata," ujar Subandi dalam siaran pers yang diterima oleh Kompas pada Rabu (17/6/2026).

Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) saat memberikan arahan dalam kunjungannya di salah satu KDKMP di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Dok. Pemkab Sidoarjo Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) saat memberikan arahan dalam kunjungannya di salah satu KDKMP di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Ajakan tersebut berlaku untuk seluruh pihak yang disebutkan dalam surat edaran, termasuk para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Sebagai bentuk komitmen, Subandi menyatakan bahwa dirinya bersama keluarga juga akan menjadi anggota KDKMP di wilayah tempat tinggalnya.

"Saya dan keluarga juga akan menjadi anggota KDKMP di desa kami," kata Subandi yang tinggal di Desa Pabean, Kecamatan Sedati.

Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat aktivitas koperasi di tingkat desa.

Pemkab telah mengundang Bulog Sidoarjo dan sejumlah pabrik gula yang beroperasi di Kabupaten Sidoarjo untuk berkolaborasi dengan koperasi serta menggelar pasar murah.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana sosialisasi koperasi serta membantu masyarakat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Subandi juga mendorong, harga bahan pokok yang dijual di pasar murah berada di bawah harga eceran tertinggi (HET).

"Harga sembako harus di bawah HET agar masyarakat desa terbantu dan dagangan koperasi bisa laku," ujarnya.

Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) saat memberikan arahan dalam kunjungannya di salah satu KDKMP di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Dok. Pemkab Sidoarjo Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) saat memberikan arahan dalam kunjungannya di salah satu KDKMP di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Rencana tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi pada Senin (15/6/2026). Hadir dalam pertemuan itu jajaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Sidoarjo, Forum Koperasi Desa Merah Putih Sidoarjo, serta unsur Forkopimda Sidoarjo.

Dalam kesempatan itu, Subandi menegaskan peran penting sinergi dan komitmen bersama untuk mendukung keberhasilan program KDKMP di Kabupaten Sidoarjo.

Ia menilai, keberadaan KDKMP menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau