Advertorial

Startup Binaan UM Realisasikan Proyek PJU Hybrid Senilai Hampir Rp 1 Miliar

Kompas.com - 23/06/2026, 10:31 WIB

KOMPAS.com – Perusahaan rintisan (startup) binaan Universitas Negeri Malang (UM), CV Rizz Smart Energy, merealisasikan proyek pemasangan 34 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) Hybrid 75 watt senilai hampir Rp 1 miliar di berbagai wilayah Indonesia pada 2025.

Capaian itu menjadi bukti bahwa inovasi hasil riset perguruan tinggi dapat masuk ke pasar industri dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Keberhasilan CV Rizz Smart Energy juga mempertegas peran UM dalam mendorong hilirisasi riset dan inovasi melalui ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi.

Tidak hanya menghasilkan karya akademis, inovasi yang dikembangkan juga mampu menciptakan nilai ekonomi, membuka peluang usaha, serta memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Gunakan energi terbarukan

PJU Hybrid yang dikembangkan CV Rizz Smart Energy merupakan teknologi penerangan berbasis energi terbarukan. Teknologi ini mengombinasikan panel surya dengan sistem penyimpanan energi untuk menghadirkan sumber penerangan yang lebih andal, hemat energi, dan ramah lingkungan.

PJU Hybrid dirancang untuk kawasan yang membutuhkan pasokan listrik berkelanjutan, termasuk area pelabuhan dan fasilitas publik.

Dari total 34 unit yang dipasang, sebanyak 10 unit ditempatkan di kawasan Pelabuhan Lapuko, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, untuk PT Kasih Vandarindo Banjarindo. Delapan unit dipasang di Pelabuhan Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, untuk PT Abadi Prima Konindo.

Adapun 16 unit lain dipasang di wilayah Pulau Jinato, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, untuk mendukung kebutuhan penerangan kawasan pelabuhan dan fasilitas publik yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Implementasi PJU Hybrid tidak hanya menjadi proyek bisnis bagi CV Rizz Smart Energy, tetapi juga memberikan manfaat langsung di lokasi pemasangan.

Pasalnya, kehadiran penerangan yang memadai di kawasan pelabuhan dan fasilitas umum dapat meningkatkan keselamatan pengguna serta mendukung aktivitas ekonomi pada malam hari.

Penerangan tersebut juga dapat memperkuat konektivitas dan produktivitas wilayah, terutama di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Di sisi lain, pemanfaatan energi surya juga dapat membantu menekan biaya operasional dan mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil.

Hasil riset kampus masuk pasar industri

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa hasil penelitian kampus dapat ditransformasikan menjadi produk yang memiliki nilai komersial.

Melalui program inkubasi bisnis, penguatan model usaha, serta dukungan jejaring kemitraan industri yang difasilitasi UM, CV Rizz Smart Energy berkembang menjadi startup teknologi yang dipercaya sejumlah mitra industri di tingkat nasional.

Direktur Inovasi UM Prof Dr Nandang Mufti, SSi, MT, mengatakan bahwa keberhasilan startup binaannya memperoleh kontrak industri bernilai besar menjadi indikator penting keberhasilan hilirisasi inovasi perguruan tinggi.

“Keberhasilan startup binaan dalam memperoleh kontrak industri bernilai besar membuktikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (22/6/2026).

Ia menambahkan, UM akan terus memperkuat program inkubasi bisnis, pengembangan startup teknologi, dan kemitraan strategis dengan dunia industri.

Langkah tersebut dilakukan agar semakin banyak inovasi dari kampus yang dapat dihilirisasi dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.

Berkontribusi pada SDGs dan IKU perguruan tinggi

Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, proyek PJU Hybrid itu turut berkontribusi terhadap pencapaian sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs).

Program tersebut mendukung tujuan ke-7 atau Affordable and Clean Energy melalui pemanfaatan energi bersih dan terbarukan.

Selain itu, proyek tersebut juga berkaitan dengan tujuan ke-9, yaitu Industry, Innovation and Infrastructure, melalui penguatan inovasi dan infrastruktur berkelanjutan.

PJU Hybrid juga mendukung tujuan ke-11 atau Sustainable Cities and Communities melalui penyediaan penerangan yang aman dan efisien di ruang publik.

Sementara itu, dari sisi lingkungan, pemanfaatan energi surya turut mendukung tujuan SDG ke-13 atau Climate Action melalui upaya pengurangan emisi karbon.

Selain mendukung SDGs, capaian tersebut juga memperkuat Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

Teknologi yang dihasilkan telah dimanfaatkan langsung oleh mitra industri sehingga mendukung IKU nomor 5 tentang hasil kerja dosen yang digunakan masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan produk, produksi, hingga implementasi teknologi di lapangan juga memberikan pengalaman nyata yang sejalan dengan IKU ke-2.

Dengan raihan proyek senilai hampir Rp 1 miliar tersebut, CV Rizz Smart Energy menjadi contoh keberhasilan startup berbasis teknologi yang lahir dari ekosistem inovasi UM.

Capaian itu juga menunjukkan bahwa hasil riset perguruan tinggi tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat berkembang menjadi solusi berdaya saing bagi industri, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau