Advertorial

DENZA B5 Perluas Definisi Kendaraan Premium: Tangguh di Alam, Nyaman di Perkotaan

Kompas.com - 24/06/2026, 14:20 WIB

KOMPAS.com – Pasar kendaraan premium terus berkembang. Konsumen kini tidak hanya mencari kendaraan yang nyaman dan mewah, tetapi juga mampu mendukung gaya hidup yang semakin dinamis dan beragam.

Tren tersebut terlihat dari meningkatnya minat terhadap SUV premium yang menawarkan kombinasi antara teknologi, performa, kemampuan jelajah, dan kenyamanan dalam satu paket kendaraan.

Salah satu model yang mulai menarik perhatian adalah DENZA B5. SUV premium ini menghadirkan karakter yang berbeda dibanding SUV premium konvensional, dengan menggabungkan teknologi elektrifikasi, kemampuan off-road, serta fitur-fitur premium yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan eksploratif.

Kehadiran DENZA B5 di Indonesia juga semakin menarik perhatian pecinta SUV premium. Model ini telah beberapa kali diperlihatkan kepada publik dalam berbagai kesempatan, termasuk dengan konfigurasi setir kanan yang menunjukkan kesiapan untuk pasar dengan karakteristik serupa Indonesia.

Menanggapi peluang kehadiran DENZA B5 di Tanah Air, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan bahwa model tersebut saat ini masih berada dalam tahap proses internal perusahaan.

“Sedang dalam internal proses. Artinya, sangat mungkin (diluncurkan) mengingat mobilnya sudah setir kanan. Lalu juga kami sudah pajang sebenarnya di showroom dan bahkan kami sudah demokan. Artinya kemungkinannya sangat besar, namun secara detailnya nanti kami belum bisa sampaikan,” ujar Luther seperti dikutip Kompas.com, Rabu (20/5/2026).

Pernyataan tersebut semakin memperkuat indikasi bahwa DENZA tengah mempersiapkan perluasan portofolionya di Indonesia. Jika selama ini DENZA dikenal melalui DENZA D9 di segmen MPV premium, kehadiran DENZA B5 berpotensi menghadirkan pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan kombinasi antara teknologi elektrifikasi, kemampuan jelajah, dan kenyamanan premium dalam satu kendaraan.

Berbeda dengan SUV konvensional, DENZA B5 menawarkan pendekatan yang berbeda. Mobil ini dirancang untuk menghadirkan kemampuan jelajah di berbagai medan, tetapi tetap mempertahankan kenyamanan khas kendaraan premium.

-KOMPAS.com/adityo -

DENZA B5 hadir dengan dimensi panjang sekitar 4.921 mm, lebar 1.970 mm, serta tinggi 1.930 mm dengan wheelbase mencapai 2.800 mm. Proporsi tersebut membuat tampilannya terlihat kokoh sekaligus modern.

DENZA B5 tampil dengan siluet yang futuristis dengan tampilan fascia tegas, lampu depan modern, serta bodi boxy yang identik dengan SUV petualang. Namun, kesan premium tetap dipertahankan melalui detail interior dan fitur teknologi yang melimpah.

Siluet samping dibuat tinggi dengan ground clearance yang menunjang kemampuan jelajah. Sementara bagian belakang tampil sederhana, namun tetap kuat secara visual. Pendekatan desain tersebut memperlihatkan bahwa kendaraan ini tidak hanya ditujukan untuk penggunaan perkotaan, tetapi juga berbagai kondisi jalan dan kebutuhan eksplorasi.

-KOMPAS.com/adityo -

Pada area Monster Track di BYD Tech Culture Fest 2026 yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, kemampuan DENZA B5 diuji melalui berbagai rintangan ekstrem, mulai dari tanjakan curam, jalur miring, hingga lintasan bergelombang. Area tersebut menjadi gambaran bagaimana kendaraan elektrifikasi kini tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga performa dan kemampuan off-road. Area tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuan DENZA B5 di berbagai kondisi medan.

Salah satu teknologi utama yang dibawa DENZA B5 adalah Dual-Mode Off-road (DMO), platform plug-in hybrid off-road yang mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik dengan sistem distribusi torsi cerdas untuk meningkatkan traksi, stabilitas, dan kemampuan melintasi berbagai medan.

DENZA B5 dibangun menggunakan teknologi Cell-to-Chassis (CTC), yakni baterai yang terintegrasi langsung ke struktur kendaraan. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan ketahanan struktur bodi sekaligus memberikan perlindungan lebih baik saat terjadi benturan.

Untuk menunjang kemampuan jelajah, SUV tersebut dibekali sistem suspensi pintar DiSus-P Intelligent Hydraulic Suspension yang dapat menyesuaikan karakter suspensi secara real-time sesuai kondisi jalan. Sistem tersebut dipadukan dengan diferensial mekanis depan dan belakang guna menjaga traksi serta stabilitas saat melintasi medan menantang.

Secara teknis, DENZA B5 memiliki sudut approach hingga 38 derajat dan departure angle 32 derajat. Mobil ini juga diklaim mampu melintasi genangan air hingga 790 mm.

Keunggulan lain terlihat dari fitur adjustable ground clearance yang mampu mencapai hingga 310 mm. Kemampuan tersebut membuat kendaraan lebih fleksibel ketika menghadapi jalan tidak rata maupun jalur berbatu.

Masuk ke bagian interior, nuansa premium langsung terasa melalui penggunaan material nappa leather pada seluruh jok. Fitur massage seatheating, dan ventilation juga tersedia untuk pengemudi ataupun penumpang.

-Dok. Denza -

Di bagian tengah dashboard terdapat layar infotainment 15,6 inci yang mendukung wireless Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem hiburan turut diperkuat dengan audio premium Devialet 800 watt dengan konfigurasi 16 speaker.

Dari sisi keselamatan, DENZA B5 dibekali 11 airbags, kamera 360 derajat, serta paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang mencakup Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, Blind Spot Detection, hingga Lane Keeping Assist.

Soal performa, DENZA B5 mengandalkan mesin 1.500 cc turbo dengan tenaga 135 kW dan torsi 260 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik di roda depan dan belakang.

Motor listrik depan menghasilkan tenaga 200 kW dengan torsi 360 Nm, sedangkan motor belakang menghasilkan tenaga 285 kW dan torsi 400 Nm. Kombinasi tersebut membuat DENZA B5 tidak hanya menawarkan efisiensi khas kendaraan elektrifikasi, tetapi juga performa tinggi untuk berbagai kondisi jalan.

Tidak hanya mengedepankan teknologi ramah lingkungan, kendaraan energi baru juga mulai menawarkan pengalaman berkendara premium, performa tangguh, serta teknologi canggih dalam satu kendaraan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau