Advertorial

Menerjang Ombak demi Menjaga Akses Keuangan Warga Kepulauan Sulawesi Tengah

Kompas.com - 30/06/2026, 20:27 WIB

KOMPAS.com – Bagi sebagian orang, perjalanan laut mungkin hanya menjadi bagian dari liburan. Namun, bagi Eka Fitriyani Wulandari, ombak dan perjalanan antarpulau justru menjadi bagian dari rutinitas pekerjaan.

Sebagai Mantri BRI Unit Salakan-BRI Branch Office Luwuk, perempuan berusia 34 tahun itu rutin menyeberangi lautan untuk melayani masyarakat di Pulau Bungin, Bakalan, dan Bulungkobit, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Melalui perjalanan tersebut, Eka memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap memiliki akses terhadap layanan keuangan.

Eka bergabung dengan BRI pada 2014. Setelah mengawali karier sebagai teller dan customer service, ia dipercaya menjadi mantri pada 2018. Peran tersebut membawanya lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memberinya kesempatan memahami langsung berbagai kebutuhan warga di daerah kepulauan.

"Saya memilih berkarier sebagai mantri karena peran ini sangat dekat dengan masyarakat. Saya bisa bertemu langsung, berbaur, dan memahami kebutuhan nasabah di lapangan," ujarnya lewat rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (30/6/2026).

Dalam menjalankan tugasnya, Eka tidak hanya membuka akses pembiayaan. Ia juga rutin mengunjungi nasabah, mendampingi Agen BRILink, serta mengadakan pertemuan dengan masyarakat dan kelompok usaha.

Lewat berbagai kegiatan tersebut, Eka memetakan kebutuhan layanan keuangan sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mayoritas menggantungkan penghidupan dari sektor produktif, seperti nelayan, petani kelapa, hingga pelaku usaha sembako.

Namun, untuk menjangkau ketiga pulau tersebut, Eka harus menempuh perjalanan menggunakan kapal ataupun perahu dengan fasilitas yang terbatas. Kondisi cuaca dan gelombang laut yang berubah sewaktu-waktu pun menjadi tantangan yang tak bisa dihindari.

"Saya harus naik kapal dan perahu dengan fasilitas seadanya sehingga setiap perjalanan membutuhkan kesiapan mental. Meski demikian, saya tetap menjalaninya dan bersyukur karena melihat antusiasme masyarakat membuat seluruh perjalanan terasa sepadan," ucapnya.

Bagi Eka, tantangan bekerja di wilayah kepulauan bukan hanya soal medan perjalanan. Keterbatasan infrastruktur, termasuk akses listrik yang belum selalu memadai, turut memengaruhi komunikasi dengan nasabah. Di sisi lain, waktu kunjungan yang terbatas membuat setiap pertemuan harus dimanfaatkan seefektif mungkin.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Eka juga menjalani peran sebagai seorang ibu. Tak jarang, pekerjaannya mengharuskannya berjauhan dengan keluarga, termasuk anaknya yang baru berusia tiga tahun.

Meski demikian, ia memilih tetap menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh komitmen.

"Kita harus percaya diri karena pada akhirnya diri kita sendiri yang akan membantu melewati setiap tantangan. Teruslah berkembang dengan menggali potensi yang dimiliki, dan yang terpenting bekerjalah dengan hati agar pekerjaan seberat apa pun tidak terasa sebagai beban," tuturnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, dedikasi Eka mencerminkan komitmen Mantri BRI dalam menghadirkan layanan keuangan hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Menurutnya, kehadiran mantri di lapangan menjadi bagian dari upaya BRI menjaga akses masyarakat terhadap layanan perbankan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah, termasuk wilayah kepulauan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau