KOMPAS.com – Sebanyak 69 perusahaan dari berbagai negara di Asia menerima penghargaan dalam Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2026 atas komitmen mereka dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan berbasis prinsip lingkungan (environmental), sosial, dan tata kelola (governance) environmental, social, and governance (ESG).
Penghargaan yang diselenggarakan oleh Enterprise Asia di InterContinental Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (26/6/2026) itu diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil memanfaatkan inovasi, transformasi digital, dan tata kelola bisnis yang bertanggung jawab untuk menciptakan dampak berkelanjutan.
President Enterprise Asia Richard Tsang mengatakan, pemanfaatan teknologi harus mampu menghasilkan nilai jangka panjang bagi dunia usaha, masyarakat, dan lingkungan.
"Masa depan tidak ditentukan oleh teknologi yang kita ciptakan, tetapi oleh bagaimana kita memilih untuk memanfaatkannya. Para penerima penghargaan membuktikan bahwa inovasi dapat menjadi pendorong regenerasi, resiliensi, dan inklusivitas," ujar Tsang dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (30/6/2026).
AREA yang diselenggarakan sejak 2011 menjadi ajang apresiasi bagi perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan praktik ESG melalui berbagai kategori, seperti Social Empowerment, Investment in People, Health Promotion, Green Leadership, Corporate Governance, Circular Economy Leadership, Corporate Sustainability Reporting, dan Responsible Business Leadership.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Enterprise Asia juga menambahkan dua kategori baru, yakni Responsible Digital Practice dan Sustainable Investing.
Seluruh penerima penghargaan dipilih melalui proses seleksi terhadap lebih dari 350 organisasi berdasarkan aspek relevansi, efektivitas, jangkauan, serta keberlanjutan program.
Dari green leadership hingga circular economy
Dalam kategori Responsible Business Leadership, penghargaan diberikan kepada Simon Chen (ADATA Technology Co, Ltd), Joseph NC Huang (E SUN Financial Holding Co, Ltd), dan Shi-Kuan Chen (SinoPac Financial Holdings Company Limited).
Sementara itu, kategori Green Leadership diberikan kepada Ajinomoto (Malaysia) Berhad, Osotspa Public Company Limited dari Thailand, dan Bricolage Philippines Inc (MR DIY Philippines).
Pada kategori Social Empowerment, penghargaan diterima oleh Cathay United Bank dari Taiwan dan Panasonic Holdings Corporation dari Jepang. Adapun kategori Investment in People diraih oleh Standard Chartered Bank Taiwan dan Vietnam Electric Cable Corporation (CADIVI).
Perusahaan lain yang memperoleh penghargaan antara lain Suntory Beverage and Food (Thailand) Co, Ltd dan Syntec Technology Co, Ltd dalam kategori Health Promotion, CTCI Group, Government Housing Bank Thailand, serta ROX Group Vietnam pada kategori Corporate Governance dan Corporate Sustainability Reporting.
Sementara itu, Far Eastern New Century Corporation dan Oriental Union Chemical Corporation memperoleh penghargaan dalam kategori Circular Economy Leadership. Thai Life Insurance Public Company Limited dan Taiwan Business Bank menjadi penerima perdana pada kategori baru, yakni Responsible Digital Practice dan Sustainable Investing.
Selain penghargaan utama, Enterprise Asia juga memberikan Sustainability Emblem kepada organisasi yang menunjukkan konsistensi dalam menjalankan praktik keberlanjutan.
Asia Cement Corporation menerima Silver Sustainability Emblem setelah meraih penghargaan AREA selama sedikitnya lima tahun.
Sementara itu, Gold Sustainability Emblem diberikan kepada Thai Life Insurance Public Company Limited yang telah menerima penghargaan selama lebih dari satu dekade.
Bahas peran teknologi dalam mendorong ESG
Sebelum malam penganugerahan, Enterprise Asia juga menggelar International CSR and Sustainability (ICS) Summit 2026 yang dihadiri lebih dari 300 eksekutif, pemimpin bisnis, dan praktisi keberlanjutan dari berbagai negara.
Mengusung tema “Harnessing Technology for a Regenerative and Inclusive Future”, forum tersebut membahas pemanfaatan transformasi digital dan teknologi baru untuk mempercepat implementasi ESG serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Chairman Enterprise Asia Tan Sri Dr Fong Chan Onn menegaskan bahwa manfaat teknologi harus dapat dirasakan secara merata oleh berbagai sektor dan kelompok masyarakat.
"Melalui pemanfaatan inovasi secara bertanggung jawab, dunia usaha dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan," ujarnya.
Forum tersebut menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Managing Director KPMG Sustainability Consulting Taiwan Dr Niven Huang, Chief Sustainability Officer IOI Corporation Bhd Dr Surina Ismail, serta Co-Founder and Managing Partner Green Transition Consulting and Training Nguyen Cong Minh Bao.
Penyelenggaraan AREA dan ICS Summit 2026 mendapat dukungan dari Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia bersama sejumlah organisasi bisnis dan keberlanjutan dari berbagai negara di Asia.
-