Advertorial

Perkuat Ekonomi Masyarakat, BRI Peduli Hadirkan PLTS di Desa Bojong Kabupaten Bandung Barat

Kompas.com - 06/07/2026, 21:27 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyalurkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program corporate social responsibility (CSR) BRI Peduli sebagai bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung transisi menuju energi bersih, ketahanan energi nasional, serta pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan.

PLTS itu memiliki kapasitas 17,4 kilowatt peak (kWp) dan dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 43,2 kilowatt hour (kWh).

Kehadiran PLTS tersebut diharapkan dapat memperluas akses energi bersih serta meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat di wilayah yang masih memiliki keterbatasan pasokan listrik.

Sebagai informasi, Desa Bojong merupakan salah satu desa di Kabupaten Bandung Barat dengan karakteristik wilayah perbukitan. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian di sektor pertanian, peternakan, perdagangan skala kecil, serta usaha mikro.

Kondisi geografis yang relatif terpencil membuat ketersediaan infrastruktur dasar, termasuk akses listrik yang andal, berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi serta kehidupan sehari-hari masyarakat.

Melalui pemanfaatan PLTS, masyarakat kini memperoleh akses listrik yang lebih berkelanjutan untuk mendukung aktivitas pada malam hari serta meningkatkan produktivitas usaha.

Selain menerangi lingkungan permukiman dan fasilitas umum, pasokan listrik dari PLTS juga dimanfaatkan untuk mendukung operasional usaha warga yang membutuhkan ketersediaan energi secara berkesinambungan.

Bawa perubahan nyata

Kepala Desa Bojong Apad Sutisna mengatakan, kehadiran PLTS membawa perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Setelah PLTS hadir, kami benar-benar merasakan perubahan yang sangat nyata. Desa menjadi lebih terang, masyarakat lebih nyaman beraktivitas pada malam hari, anak-anak dapat belajar dengan lebih tenang, dan pelaku usaha kecil memiliki kesempatan untuk meningkatkan produktivitas usahanya,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (6/7/2026).

Menurut Apad, kehadiran PLTS membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan produktif.

“Kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah, lebih aman, lebih produktif, dan memberikan harapan baru bagi kemajuan desa kami,” katanya.

Ia menambahkan, manfaat PLTS tidak hanya dirasakan dari sisi penyediaan energi, tetapi juga membangkitkan optimisme masyarakat terhadap masa depan desa.

“Yang saya rasakan adalah tumbuhnya semangat dan optimisme masyarakat. Warga melihat bahwa desa kami tidak lagi tertinggal dan mendapat perhatian nyata,” ungkapnya.

Kehadiran PLTS, lanjut Apad, bukan hanya menghadirkan penerangan, melainkan juga membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka.

Apad berharap, keberadaan PLTS dapat terus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Ia juga berharap, semakin banyak desa memperoleh program pemberdayaan serupa agar akses terhadap energi dan peluang peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan lebih luas.

“Saya juga berharap program-program pemberdayaan, seperti yang dilakukan BRI, dapat terus hadir di desa-desa yang masih membutuhkan. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses energi, kesempatan untuk berkembang, dan kehidupan yang lebih sejahtera,” tuturnya.

Penyaluran bantuan PLTS tersebut turut menegaskan komitmen BRI untuk tidak hanya menghadirkan layanan keuangan hingga pelosok negeri, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui penyediaan infrastruktur dasar.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, bantuan PLTS tersebut merupakan wujud komitmen perseroan dalam mendukung pengembangan energi terbarukan, memperluas akses listrik berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat di wilayah pedesaan.

“(Bantuan PLTS) ini adalah komitmen nyata BRI. Tidak hanya menghadirkan layanan perbankan hingga pelosok negeri, tetapi juga turut mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperkuat perekonomian desa, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Dhanny.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau