Advertorial

DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Anggaran Porprov XV 2026

Kompas.com - 09/07/2026, 16:21 WIB

KOMPAS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mendorong penguatan dukungan anggaran, koordinasi lintas daerah, serta tata kelola penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) XV Jawa Barat 2026 agar berjalan optimal dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmad seusai meninjau kesiapan venue Porprov XV Jawa Barat di Stadion Patriot Candrabaga, Kota Bekasi, Kamis (9/7/2026).

Hasbullah mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama DPRD telah menunjukkan komitmen terhadap penyelenggaraan Porprov XV 2026 melalui alokasi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026.

Namun, berdasarkan hasil pembahasan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, kebutuhan anggaran penyelenggaraan masih perlu dievaluasi.

Hasbullah melanjutkan, pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan Porprov XV 2026. Hal ini terlihat dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan serta anggaran yang sudah dialokasikan melalui APBD Provinsi Jawa Barat.

“Namun, apabila memang masih dirasakan kurang, akan kami bahas kembali bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada perubahan anggaran sehingga penyelenggaraan Porprov dapat berjalan optimal,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, dukungan APBD Provinsi difokuskan untuk membiayai penyelenggaraan pertandingan, termasuk kebutuhan dewan juri, wasit, dan panitia.

Sementara itu, dukungan logistik dan transportasi lokal menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota penyelenggara.

Sebagai ajang olahraga tingkat provinsi yang diikuti kontingen dari 27 kabupaten dan kota, Hasbullah menilai, Pemprov Jawa Barat perlu hadir memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Porprov.

Menurutnya, apabila diperlukan penambahan hibah kepada KONI Jawa Barat, mekanisme tersebut harus dibahas bersama Pemprov Jawa Barat.

Pembahasan juga harus tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk persetujuan pemerintah pusat apabila diperlukan.

Pastikan kesiapan daerah pendamping

Selain tiga tuan rumah utama, yakni Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bogor, sejumlah daerah pendamping juga akan menjadi lokasi pertandingan beberapa cabang olahraga.

Oleh karena itu, Hasbullah menilai, seluruh pemerintah daerah yang menjadi lokasi pertandingan harus memiliki kesiapan anggaran dan dukungan fasilitas agar seluruh rangkaian kompetisi dapat berlangsung dengan baik.

“Kami juga perlu memastikan daerah pendamping benar-benar siap. Jangan sampai menjadi lokasi pertandingan, tetapi belum menyiapkan dukungan anggaran. Ini harus dikonsolidasikan melalui koordinasi bersama seluruh pemerintah daerah yang terlibat,” katanya.

Hasbullah menambahkan, koordinasi lintas daerah menjadi penting karena Porprov melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, KONI, panitia penyelenggara, hingga cabang olahraga.

Dengan koordinasi yang baik, ia berharap, penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman kompetisi yang layak bagi para atlet.

Jadi titik awal pembinaan menuju PON

Lebih lanjut, Hasbullah menilai, Porprov memiliki nilai strategis dalam pembinaan olahraga Jawa Barat. Ajang ini dapat menjadi pintu awal kelahiran atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Menurut Hasbullah, Porprov juga menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi prestasi Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan kekuatan olahraga nasional.

“Porprov menjadi titik awal pembinaan atlet menuju PON. Jawa Barat harus mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya sejak sekarang agar mampu mempertahankan prestasi pada ajang nasional mendatang,” ungkapnya.

Dorong dampak ekonomi daerah

Selain berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, penyelenggaraan Porprov selama 13 hari juga diperkirakan memberikan dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah.

Ribuan atlet, ofisial, panitia, serta masyarakat yang hadir diproyeksikan dapat menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Oleh karena itu, Hasbullah mendorong pemerintah daerah menyediakan ruang bagi UMKM di setiap venue pertandingan.

Dengan begitu, manfaat ekonomi dari penyelenggaraan Porprov dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Momentum Porprov harus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Pada setiap venue sebaiknya disediakan area khusus bagi UMKM dan pelaku usaha lokal agar mereka ikut merasakan manfaat dari penyelenggaraan event olahraga terbesar di Jawa Barat ini,” jelasnya.

Tekankan tertib administrasi

Hasbullah mengingatkan, keberhasilan Porprov tidak hanya diukur dari prestasi atlet ataupun kemeriahan penyelenggaraan, tetapi juga dari tertibnya pengelolaan administrasi dan keuangan.

Ia berharap, seluruh pihak menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran. Dengan begitu, setelah pelaksanaan Porprov tidak muncul persoalan administratif ataupun temuan dalam pengelolaan keuangan.

“Target kami ada tiga, yaitu sukses prestasi, sukses penyelenggaraan yang berdampak pada perekonomian masyarakat, dan sukses administrasi. Ketiga hal ini harus berjalan beriringan agar Porprov XV Jawa Barat benar-benar menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Jawa Barat,” tuturnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau