Advertorial

BRI Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Program Treasury

Kompas.com - 16/07/2026, 16:10 WIB

KOMPAS.comPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat agar mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan “Program Treasury BRI”.

BRI memastikan, program yang saat ini beredar di media sosial dan aplikasi percakapan tersebut bukan merupakan produk ataupun layanan resmi perseroan.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, masyarakat perlu berhati-hati terhadap setiap penawaran yang mencatut nama BRI, terutama apabila disertai permintaan transfer dana atau penyerahan data pribadi dan data perbankan.

“BRI memastikan bahwa ‘Program Treasury BRI’ yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan merupakan modus penipuan yang mengatasnamakan BRI. Program tersebut bukan produk atau layanan resmi BRI,” ujar Dhanny dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (16/7/2026).

BRI memastikan Program Treasury BRI yang saat ini beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan tersebut bukan merupakan produk ataupun layanan resmi perseroan.dok. BRI BRI memastikan Program Treasury BRI yang saat ini beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan tersebut bukan merupakan produk ataupun layanan resmi perseroan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai penawaran tersebut dan tidak melakukan transfer dana kepada pihak yang mengaku mewakili BRI.

Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi ataupun informasi perbankan, seperti nomor rekening, PIN, kode OTP, kata sandi, atau data rahasia lain kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya.

Dhanny menegaskan, seluruh produk dan layanan BRI telah mematuhi ketentuan regulator serta disampaikan melalui kanal resmi perseroan.

BRI memastikan Program Treasury BRI yang saat ini beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan tersebut bukan merupakan produk ataupun layanan resmi perseroan.dok. BRI BRI memastikan Program Treasury BRI yang saat ini beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan tersebut bukan merupakan produk ataupun layanan resmi perseroan.

Sebagai lembaga jasa keuangan, BRI juga berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Apabila masyarakat menemukan penawaran yang mencurigakan atau diduga mengatasnamakan BRI, kami mengimbau agar segera melakukan konfirmasi sebelum bertransaksi,” katanya.

Masyarakat dapat menghubungi Contact BRI di 1500017, mengakses situs resmi bri.co.id, atau mendatangi kantor cabang BRI terdekat untuk memperoleh informasi dan memastikan kebenaran suatu penawaran.

Dengan melakukan verifikasi melalui kanal resmi, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang mencatut nama lembaga keuangan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau