Advertorial

Gandeng EDB Singapura, Telkom Kembangkan Infrastruktur Digital Berkelanjutan

Kompas.com - 17/07/2026, 15:00 WIB

KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Economic Development Board (EDB) Singapura menandatangani memorandum of understanding (MoU) Strategic Cooperation on Digital Infrastructure sebagai bagian dari rangkaian kerja sama yang diumumkan dalam agenda “Leaders' Retreat Indonesia–Singapura”.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Managing Director Singapore Economic Development Board Jermaine Loy di Jakarta, Senin (6/7/2026).

MoU tersebut merupakan salah satu bentuk kerja sama business-to-business (B2B) yang ditampilkan dalam rangkaian pertemuan bilateral tingkat pemimpin Indonesia dan Singapura. Kerja sama ini mencerminkan keeratan kemitraan kedua negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital regional yang berkelanjutan.

Penandatanganan MoU itu juga mendukung implementasi berbagai inisiatif kerja sama strategis antara Indonesia dan Singapura, khususnya dalam pengembangan ekonomi digital, infrastruktur berkelanjutan, serta transisi energi yang menjadi prioritas bersama.

TelkomGroup dan EDB akan menjajaki pengembangan infrastruktur digital rendah karbon untuk mendukung ekosistem teknologi regional. Dok. Telkom TelkomGroup dan EDB akan menjajaki pengembangan infrastruktur digital rendah karbon untuk mendukung ekosistem teknologi regional.

Menurutnya, model kolaborasi tersebut dapat menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan.

Managing Director Business 2 Danantara Asset Management Setyanto Hantoro menambahkan bahwa pengembangan kerja sama melalui MoU di bidang infrastruktur digital itu menjadi wujud bagaimana aset dan kapabilitas nasional yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) dapat diorkestrasi menjadi platform bisnis berdaya saing global.

“Kolaborasi tersebut tidak hanya menciptakan infrastruktur baru, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan bisnis jangka panjang,” ucap Setyanto.

Dukung ekosistem teknologi regional

Melalui kerja sama itu, TelkomGroup dan EDB akan menjajaki pengembangan infrastruktur digital rendah karbon untuk mendukung ekosistem teknologi regional yang memanfaatkan pasokan listrik rendah karbon lintas negara. Langkah ini diharapkan dapat mengakselerasi transisi energi di kawasan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis Telkom untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai infrastruktur digital regional.

"Kami meyakini bahwa masa depan ekonomi digital membutuhkan kolaborasi lintas negara yang mampu mengintegrasikan konektivitas, infrastruktur digital, dan energi bersih secara berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, Telkom siap menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia yang memberikan nilai tambah bagi kedua negara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan," jelas Dian.

Momentum penandatanganan MoU, lanjutnya, juga mempertegas peran Telkom sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam ekosistem digital regional.

Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendorong integrasi antara infrastruktur digital dan energi hijau sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi masa depan.

Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan bahwa kolaborasi itu merupakan implementasi arah strategis Telkom dalam membangun ekosistem digital yang semakin terintegrasi di tingkat regional.

"Kami menyadari bahwa terciptanya koridor digital Indonesia–Singapura memerlukan penyelarasan berbagai kepentingan strategis, baik dari sisi infrastruktur digital, energi hijau, maupun kerja sama antar-pemangku kepentingan,” kata Seno.

Oleh karena itu, inisiatif seperti ini tidak lahir dari sebuah momentum, tetapi melalui perencanaan strategis yang telah dibangun secara bertahap untuk menghadirkan kolaborasi yang memberikan nilai jangka panjang bagi kedua negara.

Ke depan, Telkom secara konsisten memperluas kolaborasi strategis bersama pemerintah, mitra global, serta pelaku industri untuk mempercepat pembangunan ekosistem digital yang semakin terintegrasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Inisiatif itu diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam memperkuat hubungan strategis Indonesia–Singapura serta membuka peluang investasi dan kolaborasi baru bagi pengembangan ekonomi digital regional.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau