Advertorial

Gaia Music Festival 2026 Hadirkan Musisi Lintas Generasi di Bandung

Kompas.com - 20/07/2026, 15:05 WIB

KOMPAS.com — Gaia Music Festival (GMF) kembali hadir untuk edisi kelima dengan mengusung tema “Music For All”.

Festival musik tahunan tersebut akan digelar di The Gaia Hotel Bandung pada 14-15 Agustus 2026.

Penyelenggaraan Gaia Music Festival 2026 diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Habitate Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Mengusung semangat “Music For All”, Gaia Music Festival 2026 ingin menjadi ruang perayaan musik yang terbuka bagi berbagai kalangan.

Festival itu tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga mengajak penonton lintas usia, latar belakang, dan preferensi musik untuk menikmati pengalaman yang hangat, intim, dan inspiratif di tengah suasana alam Bandung.

Chairman Gaia Music Festival Rony Triawan mengatakan, tema tersebut lahir dari keyakinan bahwa musik merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan banyak orang.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri saat ini, kami percaya masyarakat tetap membutuhkan ruang untuk menikmati hiburan dan terhubung satu sama lain,” ujar Rony dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (20/7/2026).

Melalui tema “Music For All”, GMF ingin mempertemukan musisi, komunitas, dan penonton dari berbagai generasi dalam satu pengalaman yang bermakna.

“Melalui tema Music For All, kami ingin membuktikan bahwa musik mampu mempertemukan musisi, komunitas, dan penonton dari berbagai generasi serta latar belakang dalam satu pengalaman yang hangat dan bermakna,” katanya.

Hadirkan musisi lintas genre

Diselenggarakan oleh The Gaia Hotel Bandung, Gaia Music Festival terus berkembang menjadi lebih dari sekadar festival musik.

Selama empat tahun terakhir, GMF menjadi wadah yang mempertemukan musisi, komunitas kreatif, keluarga, dan pencinta seni dalam perayaan yang mengedepankan kebersamaan serta apresiasi terhadap karya.

Tahun ini, sejumlah musisi akan tampil di panggung Gaia Music Festival 2026. Deretan penampil tersebut meliputi Gigi Jazz Project, RAN, Teddy Adhitya, Adikara, Littlefingers, Keubitbit, Love Is, serta kolaborasi spesial Karimata dan Tiara Effendy.

Ragam genre yang dihadirkan, mulai dari pop, rock, jaz, hingga musik independen, menjadi representasi semangat “Music For All”.

Selain itu, Bass G feat Song Brothers juga akan tampil selama dua hari berturut-turut di Endless Stage.

Panggung alternatif tersebut akan menghadirkan suasana pertunjukan yang lebih santai dan interaktif dengan latar panorama alam khas The Gaia Hotel Bandung.

Karimata hingga Gigi Jazz Project siapkan penampilan khusus

Sejumlah musisi yang hadir dalam konferensi pers turut membagikan antusiasme mereka menjelang Gaia Music Festival 2026.

Chandra Darusman dari Karimata mengatakan, penampilan Karimata di GMF tahun ini akan menghadirkan format kolaborasi yang menjadi ciri khas grup tersebut.

“Karimata selalu menghadirkan warna baru dalam setiap penampilan melalui kolaborasi dengan para vokalis lokal. Di Gaia Music Festival 2026, kami akan tampil bersama Tiara Effendy dan memberikan penampilan terbaik bagi seluruh penonton yang hadir untuk menikmati musik bersama kami,” ujar Chandra.

Sementara itu, Dewa Budjana mengatakan, Gigi Jazz Project akan menghadirkan konsep pertunjukan berbeda di Gaia Music Festival 2026.

“Kami akan membawakan lagu-lagu Gigi dalam balutan aransemen jaz yang telah kami persiapkan khusus. Beberapa materi dari album live terbaru juga akan kami tampilkan dengan sentuhan yang berbeda sehingga memberikan pengalaman baru bagi para penonton,” ujar Dewa.

Gusti Hendy menambahkan, Gigi Jazz Project ingin menghadirkan interpretasi baru dari lagu-lagu GIGI yang sudah akrab di telinga para pendengar.

“Lagu-lagu yang selama ini dikenal sebagai karya Gigi akan kami sajikan dengan aransemen jazz yang segar. Kami berharap, penampilan ini dapat memberikan warna baru sekaligus menjadi pengalaman yang berkesan bagi para penonton di Gaia Music Festival 2026,” kata Gusti.

Jason Mountario dari Love Is juga mengaku antusias menjadi bagian dari Gaia Music Festival 2026.

“Kami akan membawakan karya-karya dari album terbaru Love Is pada hari kedua Gaia Music Festival. (Momen) yang paling kami nantikan adalah kesempatan untuk menghadirkan improvisasi di atas panggung karena selalu ada kejutan yang membuat setiap penampilan terasa berbeda,” ujar Jason.

Senada, Teddy Adhitya mengatakan bahwa tampil di Bandung selalu memberikan pengalaman tersendiri.

“Selalu menyenangkan bisa tampil di Bandung, terlebih di Gaia Music Festival yang memiliki ambiens yang begitu khas. Persiapan kami sudah berjalan dan akan terus dimaksimalkan hingga hari pertunjukan nanti agar dapat memberikan penampilan terbaik bagi seluruh penonton,” tutur Teddy.

Kurasi seimbangkan musisi senior dan talenta baru

Founder Jazz Gunung Indonesia Bagas Indyatmono mengatakan, proses kurasi Gaia Music Festival dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara musisi lintas generasi dan talenta baru.

Menurut Bagas, menghadirkan festival dengan satu panggung menjadi tantangan tersendiri. Namun, format tersebut juga memberi ruang bagi kurasi yang lebih terfokus.

“Menghadirkan festival dengan satu panggung tentu menjadi tantangan tersendiri. Kami ingin memberikan ruang bagi musisi baru untuk memperkenalkan karyanya, sekaligus menghadirkan nama-nama yang telah memiliki perjalanan panjang di industri musik,” ujar Bagas.

Ia menambahkan, pengunjung Gaia Music Festival datang dengan ekspektasi untuk menikmati pengalaman musik berkualitas.

Hal itu tidak hanya berkaitan dengan kurasi penampil, tetapi juga kualitas panggung, tata suara, dan tata cahaya.

“Kami juga melihat pengunjung Gaia Music Festival datang dengan ekspektasi akan pengalaman menikmati musik berkualitas, mulai dari kurasi penampil hingga kualitas panggung, tata suara, dan tata cahaya yang mendukung pengalaman tersebut,” katanya.

Hadirkan program Road to Gaia Music Festival

Sebagai bagian dari rangkaian Road to Gaia Music Festival 2026, penyelenggara menghadirkan program GMF Takeover di Beebop Bar & Kitchen, Jakarta.

Melalui program tersebut, Gaia Music Festival berkolaborasi dengan komunitas dan penyelenggara jazz lokal.

Program itu menghadirkan sesi spesial yang menampilkan musisi GMF bersama Bass G dalam format jam session yang intim dan interaktif.

Inisiatif tersebut bertujuan memperluas jangkauan festival, membangun kedekatan dengan komunitas musik, serta mengajak lebih banyak penikmat musik menjadi bagian dari perayaan Gaia Music Festival 2026.

Dengan target lebih dari 1.000 pengunjung selama dua hari penyelenggaraan, Gaia Music Festival 2026 diharapkan dapat memberi dampak positif bagi ekosistem musik, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Bandung.

Dukungan dari media nasional, komunitas seni, dan pelaku industri kreatif turut memperkuat posisi GMF sebagai agenda musik tahunan.

Jadi bagian dari identitas The Gaia Hotel Bandung

Executive Assistant Manager The Gaia Hotel Bandung Aven Putranto mengatakan, Gaia Music Festival merupakan bagian dari komitmen hotel untuk menghadirkan pengalaman hospitality yang aktif, segar, dan bermakna bagi para tamu.

Menurutnya, festival tersebut telah menjadi bagian dari identitas The Gaia Hotel Bandung.

“Bagi The Gaia Hotel Bandung, Gaia Music Festival merupakan bagian dari identitas kami. Melalui semangat Active/Rest, kami ingin mengajak para tamu untuk menemukan pengalaman baru, termasuk melalui musik,” ujar Aven.

Ia menambahkan, festival tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati pertunjukan berkualitas, tetapi juga menghadirkan suasana yang nyaman, intim, dan ramah bagi semua kalangan, termasuk keluarga.

“Festival ini tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati pertunjukan berkualitas, tetapi juga menghadirkan suasana yang nyaman, intim, dan ramah bagi semua kalangan, termasuk family, sekaligus memperkuat posisi Gaia Music Festival sebagai signature event yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan dan branding The Gaia Hotel Bandung,” katanya.

Selain berfokus pada hiburan, Gaia Music Festival juga membawa komitmen terhadap inklusivitas dan keberlanjutan. Area festival dirancang ramah bagi keluarga dan penyandang disabilitas.

Penyelenggara juga akan menerapkan sejumlah inisiatif ramah lingkungan untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan sekitar.

Melalui semangat kebersamaan, Gaia Music Festival 2026 mengajak pencinta musik menikmati dua hari penuh harmoni, inspirasi, dan koneksi bermakna.

Informasi mengenai tiket, jadwal penampilan, dan rangkaian program lainnya akan diumumkan melalui kanal resmi Gaia Music Festival.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau