KOMPAS.com — Jawa Timur Park Group tengah membangun fasilitas edukasi baru bertajuk Museum Mega Science Center dan Budaya di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu, Jawa Timur.
Proyek yang saat ini masih dalam tahap pembangunan tersebut menjadi bagian dari pengembangan berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat ekosistem wisata edukasi nasional.
Kehadiran museum tersebut juga diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Museum Mega Science Center dan Budaya dirancang sebagai pusat edukasi yang mengintegrasikan unsur sains, teknologi, dan budaya dalam satu kawasan.
Fasilitas ini akan melengkapi berbagai sarana pembelajaran yang selama ini telah dikembangkan Jawa Timur Park Group melalui pendekatan edutainment.
Museum Mega Science Center dan Budaya dibangun di atas lahan seluas sekitar 18.000 meter persegi.
Museum tersebut akan menghadirkan beragam zona tematik, mulai dari ruang angkasa, fisika, matematika, biologi, kimia, teknologi, kebencanaan, hingga budaya.
Setiap zona dirancang untuk mendukung proses pembelajaran melalui media interaktif, alat peraga, simulasi, serta teknologi.
Museum Mega Science Center dan Budaya hadirkan zona tematik Melalui pendekatan tersebut, pengunjung diharapkan dapat memahami berbagai konsep ilmu pengetahuan secara lebih aplikatif.
Pengembangan Museum Mega Science Center dan Budaya dilatarbelakangi oleh komitmen Jawa Timur Park Group dalam mendukung peningkatan literasi sains, teknologi, dan budaya di Indonesia.
Selain menjadi destinasi wisata edukasi, museum ini diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang belajar bagi pelajar, akademisi, keluarga, dan masyarakat umum.
Manajer Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group Titik S Ariyanto mengatakan, pembangunan museum tersebut merupakan bagian dari visi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan nonformal melalui pariwisata berbasis edukasi.
“Museum Mega Science Center dan Budaya merupakan salah satu langkah pengembangan yang kami lakukan untuk menghadirkan sarana pembelajaran yang lebih komprehensif,” ujar Titik dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (20/7/2026).
Museum Mega Science Center dan Budaya hadir sebagai bagian dari visi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan nonformal melalui pariwisata berbasis edukasi Ia berharap, fasilitas tersebut dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap sains, teknologi, dan budaya.
Museum itu juga diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Batu sebagai destinasi wisata edukasi yang memiliki daya saing di tingkat nasional.
“Melalui fasilitas ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap sains, teknologi, dan budaya, sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai destinasi wisata edukasi yang memiliki daya saing di tingkat nasional,” katanya.
Selain memperluas portofolio destinasi perusahaan, pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan pendidikan di Kota Batu.
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Jawa Timur Park Group menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Saat ini, proses pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya masih berlangsung.
Jawa Timur Park Group akan menginformasikan perkembangan proyek secara berkala hingga museum tersebut siap diperkenalkan kepada publik.
Dengan pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya, Jawa Timur Park Group menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan destinasi yang mendukung pembelajaran, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Informasi tiket dan promo terbaru dapat diakses melalui situs resmi jtp.id serta akun Instagram dan TikTok @megasciencecenter dan @jawatimurpark.