KOMPAS.com — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Ono Surono meninjau progres pembangunan trase baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (19/7/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan dapat selesai pada Oktober 2026.
“Jadi, kunjungan kali ini kami meninjau pembangunan trase baru Batutulis yang pada 2025 mengalami longsor. Alhamdulillah, hari ini pembangunannya sudah berjalan,” ujar Ono dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, konstruksi pembangunan trase baru Batutulis dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, pembebasan lahannya dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor.
Dalam peninjauan tersebut, Ono mengapresiasi pembangunan trase baru Batutulis yang telah lama dinantikan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian proyek tersebut.
Berdasarkan laporan pelaksana proyek, pembangunan trase baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan telah mencapai 22 persen.
Ono berharap, proyek tersebut dapat selesai sesuai target pada Oktober 2026 dan segera dimanfaatkan masyarakat.
“Insyaallah, Oktober 2026 pembangunan selesai. Yang dibangun bukan hanya jalannya, tetapi juga sistem drainase, taman, dan penghijauan kembali kawasan Leuweung Batutulis,” jelas Ono.
Ia mengatakan, kawasan tersebut akan dihijaukan kembali sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya longsor di masa mendatang.
Selain meninjau progres pembangunan, Ono juga memberi perhatian terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Ia mengingatkan pelaksana proyek untuk menjaga kebersihan jalan dari material yang terbawa kendaraan proyek.
Melalui peninjauan tersebut, DPRD Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur strategis agar selesai tepat waktu dan berkualitas. Pembangunan juga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pembangunan trase baru Batutulis diharapkan tidak hanya memulihkan akses transportasi yang sempat terputus akibat longsor.
Proyek tersebut juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana melalui pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.