KOMPAS.com – KB Securities bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) menyerahkan fasilitas sekolah berkonsep ramah lingkungan kepada SD Salsabila Al Kautsar, Jakarta Utara, Kamis (24/6/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari proyek KB Securities – Overseas Rainbow Classroom yang didukung oleh Community Chest of Korea (CCK).
Pemilihan sekolah dasar di Jakarta Utara bukan tanpa pertimbangan. Peningkatan kualitas pendidikan di Jakarta Utara menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat dampak perubahan iklim. Banjir rob, penurunan muka tanah, hingga cuaca ekstrem berpotensi mengganggu kegiatan belajar-mengajar.
Oleh karena itu, selain pengembangan kurikulum, dibutuhkan pula ruang belajar yang layak dan memiliki ketahanan terhadap risiko iklim guna mendukung pembelajaran siswa.
Adapun salah satu fasilitas yang dibangun melalui program tersebut adalah perpustakaan sekolah. Kehadiran perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan akses siswa terhadap bahan bacaan serta menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini.
Selain merenovasi perpustakaan, KB Securities juga memperbaiki area terbuka sekolah yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan. Area tersebut juga berfungsi sebagai lokasi penampungan sementara air hujan untuk membantu mengurangi risiko banjir saat curah hujan tinggi.
Foto kondisi ruang perpustakaan, green area dan panel surya. Head of Global Business Division KB Securities Han Jin Park mengatakan, Rainbow Classroom Project merupakan salah satu program yang memiliki makna penting bagi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
"Melalui proyek ini, kami telah merenovasi perpustakaan SD Salsabila Al Kautsar serta memperbaiki sistem penampungan dan saluran air di sekolah. Kami berharap, anak-anak dapat membaca dengan leluasa, belajar dengan nyaman, serta mengembangkan cita-cita mereka di lingkungan yang lebih aman dan ramah anak," ujar Han Jin Park lewat siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (23/7/2026).
Resource Development and Communications Director Wahana Visi Indonesia Asteria Aritonang menambahkan, pihaknya terus berupaya mendukung pemenuhan hak-hak dasar anak Indonesia, termasuk akses terhadap lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Menurutnya, fasilitas perpustakaan yang dibangun bersama KB Securities tidak hanya akan dimanfaatkan oleh siswa SD Salsabila Al Kautsar, tetapi juga oleh siswa RA dan MTs Salsabila Al Kautsar dengan total 343 peserta didik.
"Semoga ruangan yang telah dibangun dapat menjadi tempat pembelajaran yang aman dan nyaman bagi anak-anak di sekolah," kata Asteria.
Libatkan berbagai pemangku kepentingan
Program tersebut juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara dan kepala pelaksana satuan pendidikan tingkat kecamatan yang turut memberikan rekomendasi sekolah penerima bantuan renovasi sarana dan prasarana.
Kepala Seksi SD Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara 2 Mulyadi mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara sektor swasta, lembaga sosial, dan dunia pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Ia menilai, kehadiran fasilitas perpustakaan ramah lingkungan tidak hanya menghadirkan ruang belajar yang lebih baik, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
"Dukungan seperti ini sangat berarti bagi sekolah dan peserta didik untuk mengembangkan budaya literasi, kreativitas, serta kemampuan belajar sepanjang hayat," ujarnya.
Foto potong pita serah terima fasilitas Sekolah Dasar Salsabila Al Kautsar Jakarta Utara. Sebagai penerima manfaat, Ketua Yayasan Salsabila Al Kautsar Abdur Rachman turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan KB Securities dan Wahana Visi Indonesia.
Pembangunan gedung perpustakaan, penyediaan tangki penampungan air, area edukasi hijau, serta pemasangan panel surya, lanjutnya, akan memberikan manfaat besar bagi proses belajar-mengajar di sekolah.
"Gedung perpustakaan ini dapat menjadi ekosistem pengetahuan dan peningkatan budaya baca bagi peserta didik. Panel surya mendukung kebutuhan energi bersih dan berkelanjutan, sementara water tank membantu mengurangi risiko banjir. Green education area juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan," kata Abdur.
Ia berharap, seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat secara optimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga sekolah.