KOMPAS.com – Fosun Hospital Guangzhou–bagian dari Fosun Health–berhasil menyelesaikan prosedur pengambilan sel dari pasien kanker lambung pertama yang mengikuti rangkaian terapi Kailimei di Greater Bay Area, China.
Kailimei atau Satricabtagene Autoleucel Injection dengan kode pengembangan CT041 merupakan terapi sel chimeric antigen receptor T-cell atau CAR-T yang ditujukan bagi pasien tertentu dengan kanker saluran pencernaan stadium lanjut.
Direktur International Medical Center Fosun Hospital Guangzhou Chen Tao mengatakan, pengambilan sel tersebut menandakan dimulainya penerapan klinis terstandar terapi CAR-T untuk tumor padat di lingkungan Fosun Health.
“Penyelesaian pengambilan sel dari pasien pertama ini menandakan dimulainya penerapan klinis terstandar produk terapi sel CAR-T pertama di dunia yang telah disetujui untuk tumor padat di Fosun Health,” ujar dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, terapi tersebut dapat menjadi pilihan pengobatan baru bagi pasien tertentu dengan kanker saluran pencernaan stadium lanjut.
Tahap awal rangkaian terapi CAR-T
Pengambilan sel merupakan tahap awal dalam rangkaian terapi CAR-T. Setelah prosedur ini, pasien akan menjalani pembuatan sel yang disesuaikan secara individual, persiapan sebelum infus, pemantauan selama perawatan, serta tindak lanjut jangka panjang.
Fosun Health menyebut Kailimei sebagai produk terapi sel CAR-T pertama di dunia yang telah mendapat persetujuan untuk indikasi tumor padat.
Persetujuan tersebut dinilai menjadi perkembangan penting dalam penerapan terapi CAR-T yang sebelumnya lebih banyak digunakan untuk menangani keganasan hematologi atau kanker darah, menuju pengobatan tumor padat.
Kailimei atau Satricabtagene Autoleucel Injection dengan kode pengembangan CT041 merupakan terapi sel chimeric antigen receptor T-cell atau CAR-T yang ditujukan bagi pasien tertentu dengan kanker saluran pencernaan stadium lanjut. Kailimei ditujukan bagi pasien yang memenuhi kriteria, termasuk pasien dengan kanker lambung stadium lanjut dan adenokarsinoma sambungan gastroesofagus.
Menurut Fosun Health, manfaat terapi inovatif tidak hanya bergantung pada produk pengobatan. Keberhasilan penerapannya juga membutuhkan jalur perawatan yang terstandar, berkelanjutan, aman, serta didukung fasilitas kesehatan dengan kompetensi yang sesuai.
Fosun Health mengatakan, pihaknya termasuk salah satu institusi medis pertama di China yang telah menyelesaikan proses evaluasi dan sertifikasi dari otoritas terkait untuk menerapkan terapi tersebut secara klinis dan terstandar.
Pengambilan sel dari pasien kanker lambung pertama di Greater Bay Area dinilai tidak hanya menandai penerapan terapi mutakhir dalam layanan klinis, tetapi juga menunjukkan kemampuan rumah sakit dalam menangani terapi CAR-T untuk tumor padat.
Terapi CAR-T sendiri melibatkan rangkaian medis kompleks yang mencakup seleksi pasien secara ketat, koordinasi pembuatan sel, penilaian risiko, kolaborasi multidisiplin, hingga pengelolaan pasien setelah terapi.
Untuk mendukung setiap tahap tersebut, Fosun Health telah membangun sistem pengelolaan terapi sel yang mencakup seluruh rangkaian perawatan pasien.
Pasien telah menjalani 10 siklus pengobatan
Pihak Fosun Health bercerita mengenasi pasien kanker lambung tersebut yang sebelumnya telah menjalani 10 siklus kemoterapi dan terapi target di Korea Selatan. Namun, pengendalian penyakit dan perbaikan gejala yang diperoleh belum sesuai harapan.
Kondisi tersebut mendorong pasien mencari pilihan pengobatan lanjutan di Fosun Hospital Guangzhou.
Tim multidisiplin (multidisciplinary team/MDT) rumah sakit kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pasien, riwayat pengobatan sebelumnya, serta kondisi fisiknya.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, tim menyusun rencana perawatan onkologi terpadu yang menggabungkan kemoterapi dan terapi intervensi.
Setelah menjalani pengobatan secara bertahap, kondisi fisik pasien secara keseluruhan membaik. Penumpukan cairan di rongga perut atau asites juga dapat dikendalikan.
Kemudian, tim medis melakukan evaluasi dan pembahasan lebih lanjut bersama pasien. Setelah dinilai memenuhi persyaratan, pasien dihubungkan dengan rangkaian terapi Kailimei dan menjalani prosedur pengambilan sel.
Pasien kini memasuki tahap pembuatan sel secara individual dan persiapan sebelum menjalani terapi berikutnya.
Penanganan pasien secara menyeluruh
Untuk mendukung seluruh rangkaian terapi CAR-T, Fosun Health menyiapkan model pengelolaan menyeluruh yang mencakup evaluasi pasien, pengambilan sel, koordinasi pembuatan sel, persiapan sebelum infus, pemantauan awal setelah infus, serta tindak lanjut jangka panjang.
Tim terapi sel tersebut dipimpin oleh dua dokter spesialis onkologi yang memiliki pengalaman pascadoktoral di Harvard serta sertifikasi medis di China dan Amerika Serikat.
Untuk mendukung seluruh rangkaian terapi CAR-T, Fosun Health menyiapkan model pengelolaan menyeluruh. Dalam menangani pasien, tim tersebut bekerja sama dengan tenaga medis dari sejumlah disiplin ilmu, termasuk onkologi, hemodialisis, dan kedokteran perawatan intensif. Fosun Health juga membentuk mekanisme konsultasi MDT khusus untuk terapi sel.
Kemampuan utama tim tersebut berfokus pada pengelolaan risiko secara proaktif. Penanganannya mencakup pengelompokan risiko sebelum terapi, pemantauan kondisi secara dinamis, serta intervensi tepat waktu selama perawatan.
Setelah terapi, pasien juga memperoleh pemantauan berkelanjutan dan perawatan pendukung. Sistem tersebut dirancang untuk membentuk pengelolaan yang berkesinambungan, mulai dari prediksi risiko hingga dukungan selama pemulihan.
Pengembangan layanan terapi sel
Pasien kanker lambung yang telah menjalani pengambilan sel Kailimei kini secara resmi memasuki proses pembuatan sel secara individual dan persiapan terapi.
Menurut Fosun Health, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa terapi CAR-T untuk tumor padat mulai diterjemahkan dari sebuah inovasi teknologi menjadi layanan klinis terstandardisasi.
Layanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasien, mendukung penerapannya di fasilitas kesehatan, serta memastikan pasien memperoleh pengelolaan profesional sepanjang rangkaian terapi.
Ke depan, Fosun Health akan menjadikan penerapan klinis terapi CAR-T untuk tumor padat tersebut sebagai titik awal untuk mengembangkan sistem layanan terapi sel yang mencakup keganasan hematologi dan tumor padat.
Fosun Health juga ingin mempercepat penerapan terapi inovatif yang dikembangkan di China dari tahap terobosan teknologi menjadi layanan kesehatan yang terstandardisasi dan dapat diakses pasien.
Upaya tersebut akan didukung melalui jaringan kolaborasi layanan kesehatan internasional, kemampuan pengelolaan kesehatan secara menyeluruh, serta sistem diagnosis dan pengobatan multidisiplin.
Fosun Health juga ingin menjadi platform yang menghubungkan pasien global dengan sumber daya medis di China serta memperluas akses terhadap inovasi kesehatan.
Perusahaan juga menargetkan dapat menyediakan layanan medis yang lebih profesional, andal, dan mudah diakses oleh pasien dari berbagai negara.