Advertorial

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Kompas.com - 02/08/2026, 21:30 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung pelaksanaan akad massal bagi 62.710 debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.

Partisipasi tersebut menjadi bagian dari dukungan perseroan terhadap Program Tiga Juta Rumah dan perluasan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian layak.

Kegiatan akad massal dan serah terima kunci digelar di Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Sebanyak 200 debitur hadir secara langsung, sedangkan 62.510 debitur lainnya mengikuti kegiatan secara daring.

Sebagai informais, acara tersebut dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, jajaran pimpinan Himpunan Bank Milik Negara, perwakilan bank penyalur, pengembang, serta para penerima manfaat.

BNI menjadi salah satu bank penyalur yang terlibat dalam penyediaan pembiayaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang inklusif.

“BNI mendukung berbagai program prioritas pemerintah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan semangat melayani negeri sepenuh hati, kami ingin memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak melalui penyaluran KPR Rumah Subsidi,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (2/8/2026).

Menurut dia, penyaluran pembiayaan rumah subsidi juga dapat mendorong pertumbuhan sektor perumahan yang memiliki efek berganda terhadap berbagai kegiatan ekonomi.

Selain akad KPR subsidi, kegiatan tersebut juga mencakup akad massal bagi 200 debitur Program Kredit Usaha Rakyat Perumahan. Secara keseluruhan, nilai akad KUR Perumahan mencapai Rp 880 miliar untuk 7.100 debitur.

Jumlah tersebut terdiri atas 6.873 debitur pada sisi permintaan atau demand dan 227 debitur pada sisi penyediaan atau supply. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem perumahan, baik dari sisi masyarakat yang membutuhkan hunian maupun pelaku usaha yang mendukung penyediaannya.

Sejumlah penerima manfaat juga mengikuti prosesi serah terima kunci secara simbolis. Salah satunya adalah Nilam Chya Ayu, nasabah BNI yang bekerja di sebuah pabrik sepatu di Batang.

Pada kesempatan yang sama, Presiden berdialog secara daring dengan Terry Alfrits Wagiu, nasabah BNI yang berprofesi sebagai wartawan di Tomohon.

Terry menceritakan perjalanannya hingga berhasil memiliki rumah pertama setelah 14 tahun berumah tangga melalui fasilitas KPR Subsidi BNI.

Kolaborasi jadi kunci

Iqbal menilai, kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

“BNI optimistis sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan akan semakin mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Melalui keterlibatan dalam akad massal tersebut, BNI berupaya memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem hunian yang lebih inklusif.

Langkah itu menjadi bagian dari komitmen perseroan untuk menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau