TANGERANG, KOMPAS.com – Kendaraan listrik (EV) menawarkan pengalaman berkendara yang halus, responsif, dan minim suara mesin. Namun, bagi sebagian konsumen, kebutuhan untuk mengisi daya masih menjadi pertimbangan sebelum beralih ke kendaraan elektrifikasi.
Ketersediaan charging point, waktu pengisian baterai, hingga penyesuaian rutinitas perjalanan menjadi beberapa hal yang perlu diperhitungkan, terutama oleh pengguna dengan mobilitas harian tinggi.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Daihatsu menawarkan pendekatan berbeda melalui Rocky e-Smart Hybrid. Kendaraan ini menghadirkan sensasi berkendara ala mobil listrik karena rodanya digerakkan oleh motor listrik, tetapi tidak perlu dihubungkan ke sumber pengisian daya eksternal.
Rocky e-Smart Hybrid menjadi salah satu produk yang dihadirkan Daihatsu pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, yang berlangsung hingga Minggu (9/8/2026).
Kehadirannya menjadi bagian dari kampanye “Karena Kamu Ada, Semua Jadi Mudah”, terutama dalam menawarkan kendaraan elektrifikasi yang praktis digunakan untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor Rokky Irvayandi mengatakan, Daihatsu ingin menghadirkan kemudahan yang tidak hanya dirasakan ketika membeli kendaraan, tetapi juga sepanjang masa kepemilikannya.
“Kami ingin menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan kepada masyarakat melalui berbagai kemudahan menyeluruh dalam menemani setiap perjalanan kepemilikan kendaraan Sahabat Daihatsu,” ujarnya dalam konferensi pers di GIIAS 2026, Jumat (31/7/2026).
Dalam konteks Rocky Hybrid, kemudahan tersebut terlihat dari teknologi e-Smart Hybrid yang menawarkan karakter berkendara ala mobil listrik tanpa mengharuskan pengguna mencari charging point atau mengubah rutinitas perjalanan secara drastis.
Roda sepenuhnya digerakkan motor listrik
Berbeda dengan kendaraan hybrid yang menggunakan mesin bensin dan motor listrik untuk menggerakkan roda, Rocky Hybrid mengadopsi teknologi e-Smart Hybrid dengan sistem series hybrid.
Pada sistem tersebut, roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik. Sementara itu, mesin bensin berkapasitas 1.200 cc berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan energi listrik yang dibutuhkan kendaraan.
Mekanisme tersebut membuat penyaluran tenaga dari motor listrik terasa halus dan responsif layaknya mobil listrik, termasuk ketika digunakan pada kecepatan rendah.
Karakter tersebut membuat Rocky Hybrid relevan untuk mobilitas di kawasan perkotaan yang identik dengan kemacetan dan kondisi stop-and-go. Tenaga motor listrik dapat langsung dirasakan saat pedal akselerator diinjak, sementara pengguna tidak perlu mengubah rutinitas perjalanan untuk mengisi daya kendaraan.
Kemudahan penggunaan tersebut sejalan dengan pilar Mudah Pakai dalam kampanye Daihatsu. Kemudahan tidak hanya berkaitan dengan fitur kendaraan, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan tanpa menambah kerepotan baru dalam aktivitas sehari-hari.
Smart Pedal bantu hadapi lalu lintas padat
Kemudahan berkendara sehari-hari bersama Rocky e-Smart Hybrid turut didukung fitur Smart Pedal atau S-PDL.
Fitur tersebut dapat membuat kendaraan melakukan deselerasi secara bertahap ketika pengemudi mengurangi tekanan pada pedal akselerator. Dengan begitu, frekuensi perpindahan kaki dari pedal akselerator ke pedal rem dapat berkurang saat menghadapi lalu lintas padat.
Pada saat bersamaan, ketika pedal akselerator dilepas, sistem regenerative braking akan memanfaatkan energi dari proses perlambatan untuk kembali menghasilkan energi listrik dan mengisi baterai.
Pengemudi juga dapat mengatur laju kendaraan melalui tekanan pada pedal akselerator. Saat pedal diinjak lebih dalam, kendaraan akan berakselerasi. Sebaliknya, mobil akan melambat secara progresif ketika tekanan dikurangi.
Meski demikian, Smart Pedal tidak menggantikan fungsi pedal rem. Pengemudi tetap perlu menginjak pedal rem untuk menghentikan kendaraan sepenuhnya, melakukan pengereman mendadak, atau menghadapi kondisi darurat.
Diklaim irit hingga 28 km per liter
Selain memberikan kemudahan saat menghadapi lalu lintas padat, Rocky Hybrid juga menawarkan efisiensi bahan bakar sebagai salah satu nilai utamanya.
Berdasarkan data Daihatsu, konsumsi bahan bakar Rocky Hybrid dapat mencapai 28 km per liter.
Efisiensi tersebut membuat kendaraan itu cocok menjadi pilihan konsumen dengan mobilitas tinggi, khususnya mereka yang setiap hari harus menempuh perjalanan di tengah lalu lintas perkotaan.
Efisiensi itu tidak terlepas dari cara kerja sistem e-Smart Hybrid. Pada sistem tersebut, mesin bensin tidak secara langsung menggerakkan roda. Mesin bekerja sebagai generator dan dapat beroperasi pada kondisi yang lebih efisien untuk menghasilkan energi listrik.
Selain itu, energi dari proses deselerasi tidak langsung terbuang karena sebagian dimanfaatkan kembali melalui regenerative braking.
Meski demikian, konsumsi bahan bakar dalam pemakaian sehari-hari dapat berbeda, tergantung kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, beban kendaraan, penggunaan pendingin udara, dan gaya berkendara.
Didatangkan utuh dari Jepang
Selain membawa teknologi e-Smart Hybrid, Rocky Hybrid hadir sebagai kendaraan completely built up (CBU) yang didatangkan secara utuh dari Jepang.
Secara tampilan, kendaraan tersebut tetap membawa karakter sport utility vehicle (SUV) kompak. Identitas versi hybrid terlihat dari sejumlah aksen biru dan emblem e-Smart Hybrid pada bagian eksterior.
Interior Rocky e-Smart Hybrid. Sementara itu, kabinnya dirancang serupa dengan versi bensin (ICE) serta fungsional untuk penggunaan sehari-hari.
Rocky Hybrid memiliki head unit berukuran 10 inci yang telah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay sehingga pengguna lebih mudah mengakses navigasi, komunikasi, serta hiburan selama perjalanan.
Selain itu, mobil tersebut juga dibekali Electric Parking Brake, Auto Brake Hold, sensor parkir, Blind Spot Monitor, dan Auto High Beam.
Dari sisi keselamatan, kendaraan ini dilengkapi teknologi Advanced Safety Assist (ASA) yang mencakup fitur, seperti Pre-Collision Warning and Avoidance-Assist Brake, Pedal Misoperation Control, Lane Departure Warning, serta Corner Sensors.
Kombinasi motor listrik, dimensi SUV kompak, dan berbagai fitur tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman berkendara yang praktis tanpa menghilangkan fungsi kendaraan untuk aktivitas harian.
Garansi dan dukungan purnajual
Kepraktisan tersebut turut dilengkapi dengan dukungan garansi dan layanan purnajual selama masa kepemilikan kendaraan.
Untuk memberikan ketenangan kepada konsumen, Daihatsu memberikan garansi baterai hybrid hingga delapan tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dulu.
Sementara itu, garansi kendaraan diberikan hingga tiga tahun atau 100.000 km sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kemudahan kepemilikan juga didukung ekosistem layanan purnajual Daihatsu.
Secara nasional, Daihatsu memiliki 250 outlet, 170 bengkel resmi, lebih dari 300 armada Daihatsu Mobile Service, serta lebih dari 3.000 part shop. Jaringan ini menjangkau lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari pilar Mudah Pakai yang diusung Daihatsu, yakni menghadirkan akses terhadap perawatan dan suku cadang di berbagai wilayah selama konsumen memiliki kendaraan.
Rocky Hybrid dipasarkan dengan harga mulai dari sekitar Rp 299 juta untuk on-the-road (OTR) Jakarta.
Selama GIIAS 2026 berlangsung, Daihatsu juga memberikan diskon khusus untuk pembelian Rocky Hybrid. Informasi lebih lanjut mengenai harga, skema pembelian, serta syarat dan ketentuannya dapat diperoleh melalui tenaga penjualan di booth Daihatsu.
Pengunjung juga dapat melihat dan mencoba langsung Rocky e-Smart Hybrid melalui fasilitas test drive di booth Daihatsu yang berlokasi di Hall 7B ICE BSD City selama penyelenggaraan GIIAS 2026.