Advertorial

BNI Hadirkan Ekosistem Keuangan Digital bagi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong

Kompas.com - 03/08/2026, 22:10 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperluas akses layanan keuangan digital bagi mahasiswa Indonesia yang akan menempuh pendidikan di Hong Kong.

Dukungan tersebut mencakup pembukaan rekening, aktivasi wondr by BNI, layanan multicurrency, serta kartu debit khusus hasil kolaborasi dengan Persatuan Pelajar Indonesia Hong Kong.

Layanan tersebut disiapkan sejak mahasiswa masih berada di Indonesia agar kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan selama menjalani studi di luar negeri dapat dipersiapkan lebih awal.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, perpindahan ke negara lain untuk menempuh pendidikan tidak hanya membutuhkan kesiapan akademik, tetapi juga perencanaan keuangan yang memadai.

"Kami ingin mahasiswa Indonesia dapat memulai perjalanan studinya dengan lebih tenang karena kebutuhan finansialnya telah dipersiapkan sejak di Tanah Air. BNI menghadirkan ekosistem layanan yang memudahkan mereka membuka rekening, mengakses layanan perbankan digital, hingga bertransaksi di luar negeri secara lebih praktis dan aman," ujar Okki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (3/8/2026).

Fasilitasi layanan tersebut dilakukan bertepatan dengan kegiatan Pre-Departure Gathering 2026. Dalam kegiatan itu, BNI membantu peserta membuka rekening, mengaktifkan wondr by BNI, serta mengikuti proses pendaftaran sebagai pengguna wondr multicurrency.

Mahasiswa juga memperoleh edukasi mengenai pemanfaatan layanan digital untuk transaksi sehari-hari dan pengelolaan keuangan selama berada di Hong Kong.

Dukungan itu diperkuat melalui keberadaan BNI Hong Kong yang akan mendistribusikan Kartu Debit Multicurrency Co-Branding PPI-HK kepada mahasiswa Indonesia. Kartu tersebut terintegrasi dengan layanan digital BNI untuk mendukung transaksi internasional dan akses terhadap kebutuhan perbankan.

"Kolaborasi dengan PPI-HK menjadi bagian dari komitmen BNI untuk terus memperkuat layanan bagi diaspora Indonesia di berbagai negara," kata Okki.

Penguatan layanan digital dan jaringan internasional tersebut juga sejalan dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia. BNI berupaya menghadirkan solusi perbankan yang relevan bagi masyarakat Indonesia di berbagai negara, termasuk kalangan mahasiswa.

Melalui ekosistem layanan yang disiapkan sejak sebelum keberangkatan, BNI berharap mahasiswa Indonesia dapat menjalani pendidikan di Hong Kong dengan akses transaksi yang lebih praktis dan pengelolaan keuangan yang lebih terencana.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau