Advertorial

Menilik Kamera Vertical Video Terbaik Indonesia, Vertical Tripod Mount Built-in Canon EOS R50 V

Kompas.com - 13/08/2026, 10:42 WIB

KOMPAS.com - Arah layar penonton berubah lebih cepat dibandingkan desain kamera. Sebagian besar konten di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts kini dikonsumsi dalam format vertikal.

Sementara itu, mayoritas kamera mirrorless yang beredar masih dirancang dengan asumsi bahwa hasil rekaman akan ditonton secara horizontal.

Akibatnya, kreator yang ingin merekam video secara vertikal harus menambah sejumlah langkah, seperti memasang aksesori dudukan tambahan berupa L-bracket, memutar hasil rekaman secara manual, atau memotong ulang komposisi gambar pada tahap pascaproduksi.

Canon EOS R50 V, kamera mirrorless APS-C yang dirancang untuk content creator modern, menempatkan format vertikal sebagai salah satu orientasi normal kamera.

Kamera tersebut dipasarkan melalui Official Store Canon Indonesia di Shopee.

Canon Business Unit Director PT Datascrip Monica Aryasetiawan mengatakan bahwa perubahan cara berpikir mengenai orientasi video menjadi salah satu dasar dalam desain EOS R50 V.

"Perubahan terbesar beberapa tahun terakhir bukan pada resolusi, melainkan pada arah layar penonton. Ketika hampir semua konten dikonsumsi secara vertikal, kamera yang masih menganggap vertikal sebagai kasus khusus akan selalu menyulitkan kreatornya. Di EOS R50 V, posisi vertikal kami perlakukan sebagai posisi normal," ujar Monica dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com pada Rabu (12/8/2026).

Dilengkapi Vertical Tripod Mount

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui Vertical Tripod Mount yang terpasang langsung pada bodi kamera.

Berbeda dari kamera lain yang membutuhkan aksesori dudukan tambahan agar dapat dipasang dalam posisi vertikal, EOS R50 V sudah memiliki dudukan tersebut sejak dari pabrik.

Dengan demikian, kreator dapat langsung memosisikan kamera secara vertikal pada tripod tanpa perlu membeli atau memasang aksesori tambahan.

Ketika bodi kamera diposisikan secara vertikal, tampilan antarmuka pada layar juga berputar mengikuti orientasi tersebut.

Pengaturan menu, informasi pada layar, hingga hasil rekaman dapat langsung tersaji dalam format vertikal sesuai kebutuhan TikTok dan Instagram Reels. Kreator tidak perlu memutar ulang atau memotong kembali komposisi gambar pada tahap pascaproduksi.

Kemudahan dalam pengambilan gambar vertikal tersebut turut didukung oleh sistem autofocus Dual Pixel CMOS AF II yang memberikan fokus cepat dan akurat dengan cakupan hingga 100 persen.

Bagi kreator yang merekam seorang diri dalam posisi vertikal, seperti yang umum dilakukan untuk konten TikTok maupun Reels, sistem tersebut dapat mengikuti pergerakan subjek secara responsif tanpa memerlukan penyesuaian fokus secara manual.

Canon EOS R50 V ditampilkan dalam posisi vertikal. Kamera mirrorless APS-C ini dirancang untuk memudahkan kreator membuat konten dalam format vertikal.Dok. Canon Canon EOS R50 V ditampilkan dalam posisi vertikal. Kamera mirrorless APS-C ini dirancang untuk memudahkan kreator membuat konten dalam format vertikal.

Tone warna natural yang dilengkapi 14 filter bawaan

Dari sisi tampilan gambar, EOS R50 V menghasilkan warna kulit yang halus dan natural langsung dari kamera. Kemampuan tersebut didukung reproduksi warna yang dirancang Canon untuk menonjolkan rona kulit secara alami.

Kamera ini juga menyediakan 14 pilihan filter warna bawaan yang dapat diterapkan langsung saat merekam. Dengan demikian, footage vertikal yang dihasilkan sudah memiliki karakter visual tanpa memerlukan proses color grading tambahan.

Orientasi vertikal juga tetap berlaku ketika kamera digunakan untuk melakukan siaran langsung.

Melalui satu kabel USB-C ke laptop, EOS R50 V dapat digunakan untuk livestream sekaligus memperoleh pasokan daya langsung melalui koneksi USB selama siaran berlangsung.

Dengan kombinasi tersebut, kreator tidak memerlukan dummy battery maupun capture card. Fitur ini relevan bagi kreator yang menggelar sesi TikTok LIVE atau Instagram Live dalam orientasi vertikal.

PT Datascrip selaku distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia memasarkan EOS R50 V dengan harga Rp 12.300.000 untuk versi body only.

Setiap unit yang dibeli melalui kanal resmi juga mendapatkan garansi resmi selama dua tahun untuk kamera maupun lensa.

Informasi lengkap mengenai produk tersedia di situs resmi Canon Indonesia.

Menurut Datascrip, pendekatan desain yang mengutamakan format vertikal tersebut mencerminkan upaya mengikuti cara kerja kreator masa kini, bukan meminta kreator menyesuaikan diri dengan keterbatasan alat yang digunakan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau