Advertorial

wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga

Kompas.com - 13/08/2026, 18:30 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mengembangkan layanan perbankan digital untuk membantu nasabah mengelola keuangan, membagi dana berdasarkan kebutuhan, serta merencanakan berbagai tujuan finansial keluarga.

Manfaat layanan tersebut dirasakan Agis Sukma Sejati, nasabah BNI sekaligus salah satu pemenang hadiah sepeda motor dalam program rejeki wondr BNI 2025.

Agis memanfaatkan aplikasi wondr by BNI untuk mengatur tabungan dan memisahkan dana kebutuhan sehari-hari dari rencana keuangan jangka panjang.

Menurut Agis, bertambahnya tanggung jawab dalam keluarga membuat pengelolaan keuangan perlu dilakukan secara lebih disiplin dan terencana. Kemudahan mengakses layanan perbankan melalui aplikasi dinilai membantunya menjaga konsistensi dalam menabung.

"BNI menjadi ruang yang aman untuk menyimpan hasil kerja keras kami. Setiap kali ada saldo yang bertambah, rasanya seperti melihat fondasi masa depan keluarga semakin kuat," ujar Agis dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (13/8/2026).

Dia mengatakan, pemisahan dana berdasarkan kebutuhan membuat keuangan keluarga menjadi lebih tertata. Dengan cara tersebut, pengeluaran rutin tetap dapat dipenuhi tanpa mengabaikan berbagai rencana yang ingin dicapai pada masa mendatang.

"Kami jadi lebih disiplin membedakan kebutuhan hari ini dengan tujuan jangka panjang," katanya.

Agis juga menilai layanan digital memberikan fleksibilitas karena aktivitas perbankan dapat dilakukan kapan saja. Kemudahan tersebut membantunya memantau dan mengelola dana keluarga tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Bagi Agis, layanan perbankan tidak hanya digunakan untuk menyimpan dan melakukan transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun kebiasaan finansial yang lebih baik.

"Kalau keluarga diibaratkan tim yang sedang mendaki gunung impian, BNI menjadi mitra yang menyediakan perbekalan agar perjalanan kami terasa lebih terarah. Dengan dukungan layanan yang mudah dan praktis, kami bisa lebih fokus mewujudkan cita-cita keluarga selangkah demi selangkah," tuturnya.

Terpisah, Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, perubahan perilaku nasabah dalam mengelola keuangan, seperti yang tercermin dalam pengalaman Agis, menjadi salah satu pendorong transformasi layanan BNI.

Menurut Putrama, perbankan kini tidak hanya berperan sebagai tempat menyimpan dana, tetapi juga sebagai mitra yang membantu nasabah membangun kebiasaan finansial yang lebih baik.

"Kami bangga ketika layanan BNI dapat menjadi bagian dari perjalanan nasabah. Bagi kami, keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah transaksi, tetapi juga dari sejauh mana layanan yang kami hadirkan mampu membantu keluarga Indonesia mengelola keuangan secara lebih bijak, mewujudkan rencana masa depan, dan menjalani setiap langkah dengan lebih tenang," ujar Putrama.

Dia menambahkan, semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan BNI yang telah memasuki usia delapan dekade.

Melalui tema HUT ke-80 BNI, Swadharma Bhakti Nagara, perseroan meneguhkan komitmennya untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pengembangan layanan digital, BNI berupaya membantu nasabah mengatur keuangan secara lebih praktis, membangun kebiasaan finansial yang sehat, serta mempersiapkan kebutuhan masa depan secara lebih terencana.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau