KOMPAS.com – Kemudahan dalam mengakses layanan keuangan menjadi salah satu hal yang semakin dibutuhkan masyarakat.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Bersama Danantara turut mendorong pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan akses layanan keuangan yang lebih mudah dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui super app BRImo. Melalui platform ini, nasabah dapat menikmati berbagai layanan untuk memenuhi kebutuhan finansial secara praktis, kapan pun dan di mana pun.
Hingga Juni 2026, BRImo telah digunakan oleh 49,7 juta pengguna, dengan jumlah transaksi finansial mencapai 3,32 miliar dan volume sebesar Rp 4.166 triliun. Angka tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan layanan keuangan digital dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
Menjangkau masyarakat
Melalui BRImo, kebutuhan finansial masyarakat dapat dilakukan dalam satu platform, mulai dari transfer dan pembayaran hingga investasi serta berbagai kebutuhan gaya hidup.
Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan, pertumbuhan BRImo sejalan dengan transformasi digital yang terus dikembangkan BRI.
Bersama Danantara, langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat kapabilitas teknologi Perseroan, tetapi juga menghadirkan manfaat digitalisasi yang semakin luas bagi masyarakat.
“Melalui transformasi BRIvolution Reignite dan sinergi bersama Danantara, BRI terus memperkuat kapabilitas digital untuk memberikan keleluasaan yang lebih besar kepada masyarakat dalam mengelola kebutuhan finansialnya. BRImo menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut dengan menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi banyak nasabah dalam setiap segmen dalam satu ekosistem,” ujar Saladin dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (14/8/2026)
Perkuat ekosistem digital
Untuk mendukung transformasi tersebut, BRI terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan mengintegrasikan berbagai kanal transaksi dalam satu ekosistem layanan. Ekosistem ini mencakup jaringan ATM dan CRM, mesin EDC merchant, QRIS BRI, hingga BRILink Agen.
Upaya tersebut membantu menghadirkan akses layanan yang lebih mudah bagi nasabah dari berbagai segmen, baik melalui kanal digital maupun jaringan fisik BRI, seiring dengan kebutuhan transaksi yang terus berkembang.
BRImo memudahkan nasabah mengakses berbagai layanan finansial secara digital.Fitur sesuai kebutuhan
Pengembangan BRImo terus mengikuti kebutuhan finansial masyarakat yang semakin beragam. Salah satunya adalah fitur Toggle Nabung Emas Otomatis yang memungkinkan pengguna melakukan transfer sekaligus membeli emas dalam satu transaksi.
Dengan nilai pembelian mulai dari Rp 10.000, fitur ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan investasi di tengah aktivitas transaksi sehari-hari.
Selain itu, BRImo memiliki fitur Aktivitas Seru yang memungkinkan pengguna membeli tiket transportasi hingga tiket destinasi wisata dalam satu platform.
Dari sisi pembayaran, QRIS Tap turut memberikan alternatif transaksi yang lebih praktis. Pengguna cukup mendekatkan smartphone ke perangkat merchant untuk melakukan pembayaran tanpa perlu memindai kode QR secara manual.
Utamakan keamanan
Seiring dengan semakin luasnya aktivitas finansial di ruang digital, BRI turut memperhatikan aspek keamanan dan perlindungan data dalam pengembangan layanannya.
Upaya tersebut dilakukan melalui pembaruan teknologi, penguatan mitigasi risiko, serta edukasi berkelanjutan kepada nasabah agar dapat bertransaksi secara aman di ruang digital.
Dukung bisnis BRI
Di sisi lain, pertumbuhan BRImo turut memberikan kontribusi terhadap penguatan bisnis BRI. Peningkatan aktivitas transaksi digital juga mendukung struktur pendanaan perseroan, khususnya dana murah, yang menjadi salah satu fondasi dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan.
“Dalam momentum kemerdekaan, peran tersebut menjadi bagian dari upaya nyata BRI bersama Danantara untuk memperluas kesempatan masyarakat agar semakin berdaya secara ekonomi. Transformasi digital diharapkan tak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga menjadi pengungkit bagi terciptanya akses dan kesempatan ekonomi yang semakin merata,” tuturnya.