Advertorial

Gempa Flores, PNM Lakukan Pendataan dan Salurkan Bantuan Logistik Masyarakat Terdampak

Kompas.com - 18/08/2026, 13:48 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melakukan pendataan terhadap karyawan beserta keluarganya dan nasabah yang terdampak gempa di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Pendataan dilakukan melalui jaringan PNM di daerah untuk mengetahui kondisi di lapangan serta kebutuhan yang paling mendesak bagi karyawan ataupun nasabah.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan setelah bencana. Oleh karena itu, langkah awal yang dilakukan pihaknya tidak hanya berkaitan dengan kerusakan, tetapi juga memastikan karyawan dan nasabah yang terdampak berada dalam kondisi aman.

“Dalam kondisi bencana, hal paling utama adalah keselamatan manusia. Karena itu, kami ingin memastikan karyawan dan nasabah PNM yang terdampak berada dalam perhatian kami,” ujar Kindaris dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (18/8/2026).

Selain itu, inventarisasi dampak gempa juga tidak terbatas pada bangunan tempat tinggal, tetapi juga warung, bahan dagangan, serta akses menuju pasar. Pasalnya, kerusakan tersebut dapat menghentikan aktivitas ekonomi dalam keluarga.

Kemudian, hasil inventarisasi akan menjadi dasar untuk menentukan bentuk dukungan berikutnya, mulai dari kebutuhan dasar hingga dukungan pemulihan setelah kondisi berangsur aman.

PNM salurkan bantuan logistik

Tak hanya melakukan pendataan, PNM juga menyiapkan dukungan berupa bantuan logistik bagi masyarakat terdampak, khususnya karyawan dan nasabah PNM yang membutuhkan.

Bantuan diarahkan pada kebutuhan dasar selama situasi tanggap darurat, seperti makanan, air minum, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan lainnya.

Kabupaten Manggarai, NTT, menjadi titik pertama penerima bantuan. Penyaluran bantuan akan terus diperluas ke wilayah lain berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.

“Bantuan awal yang terpenting adalah hadir ketika seseorang sedang membutuhkan. Kami ingin bantuan PNM sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama karyawan dan nasabah yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar PNM,” kata Kindaris.

PNM berharap, kehadiran dan bantuan tersebut dapat memberikan ruang untuk bernapas di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Setelah keselamatan dan kebutuhan dasar terpenuhi, perhatian berikutnya diarahkan pada upaya membantu keluarga dan usaha ultramikro kembali berjalan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau