KOMPAS.com — TP Jazz Management berkolaborasi dengan Kota Baru Parahyangan menyelenggarakan pagelaran musik TP Jazz Universe bertajuk Greatest Movies Soundtrack. Konser jaz istimewa ini diselenggarakan di Mason Grand Ballroom, Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Jumat (4/9/2026).
TP Jazz Universe menjadi acara pembuka menyambut The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 yang hadir pada Oktober 2026.
Kolaborasi itu menjadi ruang berbasis pengembangan komunitas yang mendorong bertumbuhnya budaya dan kualitas hidup masyarakat di Kota Baru Parahyangan.
Dalam pembangunannya, Kota Baru Parahyangan juga memegang teguh tiga pilar utama, yakni Mandiri, Madani, dan Alami. Pilar ini menjadi landasan komitmen Kota Baru Parahyangan dalam menciptakan ruang kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Sejak 2000, Kota Baru Parahyangan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan ruang masyarakat untuk aktif dan berkembang.
Oleh karena itu, kota mandiri itu turut mendorong berbagai inisiatif, seperti interaksi sosial, aktivitas budaya, pendidikan, olahraga, hingga kegiatan kreatif.
Direktur PT Belaputera Intiland Ryan Brasali mengatakan, filosofi community based development menjadi dasar yang kuat untuk membangun kehidupan masyarakat kota yang interaktif dan penuh makna. Salah satunya, melalui konser TP Jazz Universe.
"Melalui kolaborasi dengan TP Jazz Management, kami melihat bagaimana musik dapat menjadi bagian dari ekosistem tersebut, menghadirkan nilai budaya sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat," ungkap Ryan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (13/8/2026).
Dalam mewujudkan filosofi community based development, Kota Baru Parahyangan juga menjadi sponsor TPJF 2026.
Kehadiran TP Jazz Universe atas kolaborasi Kota Baru Parahyangan dan TP Jazz Management menjadi salah satu inisiatif yang mendukung penguatan komunitas di masyarakat.
Founder TP Jazz Management Bobby Renaldi menuturkan, kemitraan itu dibangun atas kesamaan visi dalam melestarikan nilai budaya melalui musik sebagai pendekatan kekinian.
"The Papandayan Jazz Fest selalu percaya bahwa jaz bukan hanya sebuah genre musik, tetapi juga bagian dari perjalanan budaya. Kami melihat semangat yang sama di Kota Baru Parahyangan, yang sejak awal dibangun dengan penghargaan terhadap sejarah, budaya dan kualitas hidup masyarakat," ujar Bobby.
Ia berharap, konser tersebut dapat menjadi awal perjalanan sebagai wadah yang meleburkan antara musik, ruang, dan masyarakat. Dengan begitu, kolaborasi tersebut menjadi pengalaman yang penuh arti.
Sesuai dengan temanya, TP Jazz Universe akan mempersembahkan berbagai lagu dari film-film legendaris nasional dan internasional.
Konser itu menggandeng sejumlah musisi jaz Tanah Air ternama, mulai dari Dwiki Dharmawan, Dira Sugandi, Dirly Dave, Rimar Calista, hingga Sandy Sandoro.
Sebagai bentuk dukungan terhadap generasi baru musisi jazz Indonesia, TP Jazz Management juga menghadirkan TPJC Winner sebagai penampilan pembuka TP Jazz Universe.
TP Jazz Universe merupakan pagelaran pembuka menjelang The Papandayan Jazz Fest 2026.
Tiket The Papandayan Jazz Fest 2026 dapat diperoleh seharga Rp 250.000. Tersedia juga tiket pre-sale seharga Rp 175.000 yang berlaku hingga Jumat (14/8/2026), selama kuota terpenuhi.
Spesial untuk pemegang Platinum Pass The Papandayan Jazz Fest 2026, Anda dapat menikmati konser jaz ini tanpa tambahan biaya apa pun. Kunjungi laman https://goers.co/tpjukbp untuk melakukan pembelian tiket.
Kerja sama The Papandayan Jazz Fest dan Kota Baru Parahyangan menjadi wujud menciptakan kolaborasi lintas sektor yang modern dalam menjaga kebersamaan masyarakat.
TP Jazz Universe bukan hanya momentum pembuka The Papandayan Jazz Festival 2026, tetapi juga sebagai ruang kreatif yang merayakan warisan budaya Tanah Air.
Untuk informasi selengkapnya, kunjungi Instagram @tpjazzfest dan situs https://tpjazzfest.com.