KOMPAS.com – OMODA O4 sudah mencuri perhatian publik menjelang kehadirannya di pasar Indonesia. Salah satunya adalah seputar harga yang diperkirakan mencapai Rp 400 jutaan.
Meski bukan harga resmi yang ditetapkan OMODA, banderol pada rentang tersebut akan membuat persaingan kendaraan listrik semakin menarik, khususnya di segmen crossover EV.
Terlebih, crossover listrik ini punya desain futuristis, teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta kemampuan jelajah lebih dari 600 km.
Punya baterai 65 kWh dengan jarak tempuh 611 km
Dari sisi performa, OMODA O4 dibekali baterai berkapasitas 65 kWh. Mobil ini digadang-gadang mampu menempuh jarak hingga 611 km berdasarkan metode pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Kombinasi tersebut menjadi salah satu bekal OMODA O4 untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh.
Powertrain listriknya sendiri bertenaga 160 kW dengan torsi maksimum 275 Nm. Konfigurasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan karakter berkendara yang responsif dan dinamis.
Karakter tersebut juga menyesuaikan positioning OMODA O4 sebagai crossover listrik untuk konsumen generasi baru.
Kemampuan jelajah juga menjadi faktor penting pada mobil listrik. Jarak tempuh lebih dari 600 km dapat memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna. Pasalnya, interval pengisian daya bisa menjadi lebih panjang, tergantung pola berkendara dan kondisi perjalanan.
Usung konsep mobil AI
Selain mengandalkan daya jelajah dan power train listrik, OMODA turut menjadikan teknologi AI sebagai salah satu identitas O4.
Mobil listrik tersebut diperkenalkan melalui konsep “The First AI Car for Everyone”. OMODA ingin menempatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai bagian dari pengalaman berkendara yang dapat semakin mudah diakses oleh konsumen.
Teknologi AI ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman mobilitas yang ingin ditawarkan kepada konsumen, seiring perkembangan penggunaan teknologi pintar pada kendaraan modern.
Selain teknologi, aspek desain menjadi pembeda lain yang ditonjolkan OMODA. Mobil listrik tersebut menggunakan filosofi desain Cyber Mecha dengan karakter visual futuristis, tajam, sporty, dan youthful. Bahasa desain ini ditujukan untuk memperkuat identitas mobil sebagai crossover EV yang menyasar generasi baru.
Perpaduan desain Cyber Mecha, teknologi AI, serta performa listrik menjadi modal OMODA O4 untuk mencoba mencari ruang di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin beragam.
Dengan baterai 65 kWh, jarak tempuh hingga 611 km CLTC, tenaga 160 kW, torsi 275 Nm, teknologi AI, serta desain Cyber Mecha, harga resmi OMODA O4 tentu menarik untuk dinantikan.
Jika mobil ini benar-benar ditawarkan di kisaran Rp 400 jutaan, OMODA O4 berpotensi menjadi salah satu opsi menarik bagi konsumen yang mencari crossover listrik dengan kombinasi jarak tempuh, performa, desain, dan teknologi.
Namun, sebelum OMODA mengumumkannya secara resmi, angka Rp 400 jutaan masih harus ditempatkan sebagai prediksi, bukan harga jual resmi OMODA O4 di Indonesia.