Advertorial

Dorong Bangunan Hijau, VRV Daikin Raih Green Label Indonesia Platinum

Kompas.com - 20/08/2026, 13:31 WIB

KOMPAS.com – Seri solusi tata udara untuk bangunan komersial terbaru Daikin, VRV 6X dan VRV 6A, resmi menerima sertifikat Green Label Indonesia dengan predikat tertinggi, yakni Platinum.

Sebagai informasi, sertifikat itu dikeluarkan Green Product Council Indonesia (GPCI)—lembaga nirlaba yang berfokus pada standardisasi industri ramah lingkungan.

Vice President Director PT Daikin Airconditioning Indonesia Budi Mulia mengatakan bahwa sertifikat hijau dengan predikat tertinggi itu menjadi representasi komitmen perusahaan terhadap upaya pengurangan jejak karbon di Indonesia.

“Pengurangan jejak karbon di Indonesia dilakukan melalui inovasi sistem heating, ventilation, and air conditioning (HVAC) hemat energi dan ramah lingkungan untuk mendukung berkembangnya bangunan hijau,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (20/8/2026).

Adapun Green Label Indonesia merupakan sertifikasi hijau bagi produk bahan bangunan, interior, perlengkapan bangunan, dan produk pendukung lainnya.

Tingginya tingkat kepercayaan pada label itu terkait dengan standar penilaian yang disusun para ahli profesional serta keterlibatan lembaga auditor profesional di dalamnya.

Hal itulah yang membuat sertifikasi tersebut meluas dan menjadi pedoman masyarakat dalam memilih produk ramah lingkungan.

Penilaian sertifikasi tersebut meliputi aspek material, kualitas produk, proses manufaktur, serta pengelolaan lingkungan dan limbah.

Di samping itu, verifikasi penilaian juga menyentuh aspek Extended Producer Responsibility (EPR) sebagai kebijakan lingkungan yang mengharuskan produsen bertanggung jawab atas seluruh siklus hidup produk.

Berdasarkan hasil verifikasi GPCI terhadap keseluruhan aspek tersebut, DAIKIN VRV 6X dan VRV 6A memperoleh nilai tertinggi, yaitu 100 persen.

Capaian tersebut membuat kedua VRV Daikin berhak menyandang predikat Platinum. Sertifikat ini pun semakin istimewa karena menjadi sertifikat perdana yang dikeluarkan GPCI bagi kategori AC VRV.

Daikin jadi inisiator kolaborasi dengan GPCI

Kehadiran sertifikat Green Label Indonesia bagi kategori tersebut tidak lepas dari peran Daikin.

Sebagai inisiator, Daikin berkolaborasi dengan GPCI dalam mengembangkan aspek penilaian khusus untuk kategori AC VRV.

“Dorongan pada hadirnya sertifikat hijau bagi AC komersial dari lembaga independen tepercaya menjadi penting untuk memberi kemudahan sekaligus kepastian bagi berbagai pihak dalam industri untuk mendapatkan produk ramah lingkungan,” ujar Budi Mulia.

Budi Mulia mengatakan bahwa dengan keberhasilan Daikin meraih sertifikasi Green Label Indonesia tingkat Platinum, Daikin berkomitmen untuk terus menginspirasi industri manufaktur dan berjalan beriringan dengan pemerintah Indonesia menuju net zero emission serta menetapkan target pada 2050.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau