Advertorial

UMKM Binaan BRI Unjuk Produk di Macao, Raup Potensi Transaksi Rp 18,2 Miliar

Kompas.com - 20/08/2026, 20:53 WIB

KOMPAS.com – Tiga UMKM binaan BRI, yakni Sanfood Brilian Indonesia, Osadha Nusantara, serta Six Scents, berpartisipasi dalam Guangdong and Macao Branded Products Fair (GMBPF) 2026.

Pameran tersebut digelar di Cotai Expo, Venetian Hotel, Macao, Kamis (6/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026).

Adapun Osadha Nusantara menawarkan produk minuman herbal, Sanfood Brilian Indonesia menghadirkan makanan dan camilan sehat, serta Six Scents memperkenalkan produk natural healthcare and wellness.

Difasilitasi BRI dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong, ketiga UMKM itu bergabung dengan 17 UMKM Indonesia lain di pameran tersebut untuk memperkenalkan produk unggulan Tanah Air kepada pengunjung dan pelaku usaha dari berbagai negara.

Di tengah peluang perdagangan global yang terbuka, perluasan akses ke pasar internasional lewat pameran menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan produk UMKM Indonesia.

Paviliun Indonesia dalam pameran itu dibuka secara resmi oleh Acting Konsul Jenderal untuk Hong Kong dan Macao Fithonatul Mar'ati. Acara ini turut dihadiri Chief Representative BRI Hong Kong Mochamad Reza Pradestama serta Chairman Inacham Makau Wong Pan Seng.

GMBPF merupakan pameran dagang tahunan yang diselenggarakan Commerce and Investment Promotion Institute (IPIM) Macao bersama Department of Commerce of Guangdong Province, China.

Pada penyelenggaraan 2026, pameran sukses menarik lebih dari 90.000 pengunjung dan diikuti 459 peserta pameran.

Memasuki edisi ke-18, GMBPF 2026 mengangkat sejumlah kategori produk, antara lain kesehatan dan wellness, pangan sehat, kebutuhan harian ramah lansia, gaya hidup berkelanjutan, serta produk smart care atau home wellness sederhana.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, keikutsertaan UMKM binaan BRI dalam GMBPF 2026 merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan eksposur produk UMKM Indonesia di pasar internasional.

"Keikutsertaan UMKM binaan BRI pada GMBPF 2026 juga menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses UMKM ke pasar internasional dan menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam mendukung UMKM di Indonesia untuk naik kelas secara berkelanjutan," ujar Dhanny dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (20/8/2026).

Dari pameran, lahir peluang ekspor

Dhanny melanjutkan, antusiasme pengunjung dan buyer selama pameran diharapkan dapat membuka peluang pasar dan transaksi yang lebih luas bagi UMKM binaan BRI, termasuk dalam meningkatkan volume transaksi ekspor dari Indonesia.

"Antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa kualitas produk lokal Indonesia mampu memenuhi standar dan selera pasar global," kata Dhanny.

Pembukaan Paviliun Indonesia di Guangdong and Macao Branded Products Fair (GMBPF) 2026.Dok. BRI Pembukaan Paviliun Indonesia di Guangdong and Macao Branded Products Fair (GMBPF) 2026.

Selama GMBPF 2026, tiga UMKM binaan BRI tersebut membukukan transaksi penjualan langsung lebih dari 23.000 MOP atau sekitar Rp 50 juta kepada 186 pembeli ritel.

Selain itu, partisipasi dalam pameran juga menghasilkan potensi kontrak transaksi mencapai 8,25 juta MOP atau sekitar Rp 18,2 miliar dengan 13 calon pembeli dari segmen wholesale.

Calon pembeli tersebut berasal dari sejumlah sektor, seperti distribusi, hospitality, serta makanan dan minuman. Potensi transaksi itu diharapkan dapat terealisasi pada periode mendatang.

Pemilik Sanfood Brilian Indonesia Eka Risky Septiani mengatakan, keikutsertaan dalam GMBPF 2026 memberikan pengalaman serta membuka peluang baru bagi produsen makanan dan camilan sehat asal Tangerang, Banten, itu.

"Bagi Sanfood Indonesia, kegiatan itu merupakan salah satu langkah untuk terus memperluas pasar dan membawa produk pangan Indonesia agar semakin dikenal di tingkat internasional," ucap Eka.

Selama mengikuti pameran, Sanfood Indonesia juga membangun relasi dengan pelaku usaha dari berbagai bidang pendukung, seperti kemasan, percetakan, desain, periklanan, dan branding.

Eka menilai, jaringan tersebut dapat menjadi peluang kolaborasi untuk mendukung pengembangan produk dan kemasan Sanfood Indonesia agar semakin siap memasuki pasar ekspor.

Melalui partisipasi dalam ajang internasional seperti GMBPF, BRI berharap, semakin banyak UMKM Indonesia mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan dan memperluas jangkauan bisnis ke pasar global.

Ke depan, BRI siap berkolaborasi secara konsisten dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan UMKM Indonesia melalui berbagai ajang promosi dan pameran internasional.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau